LAMURIONLINE.COM | ACEH BESAR
— Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar menggelar kegiatan Pelatihan Penguatan Kompetensi Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Aceh Besar yang berlangsung di Kuala Seafood Ulee Lheue pada 05–06 Juni 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Sinergi Kepemimpinan dan Kinerja untuk Madrasah Bermutu.”

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh H. Saifuddin, SE selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar, didampingi oleh Kasi Penmad, H. Suryadi, S.Ag

Pelatihan ini difokuskan pada penguatan pemahaman dan implementasi PKKM, BKIT, serta e-Kinerja sebagai bagian dari peningkatan mutu tata kelola madrasah dan penguatan kompetensi kepala madrasah di Aceh Besar.

Ketua K2M MI Aceh Besar, Nurharlina, S.Pd.I., M.Pd dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut terlaksana atas kesepakatan bersama seluruh kepala madrasah dengan menggunakan anggaran mandiri. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme kepala madrasah di lingkungan MI se-Aceh Besar.

Sementara itu, dalam arahannya H. Saifuddin menyampaikan bahwa kegiatan pengembangan kompetensi secara mandiri harus terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah. Menurutnya, seluruh guru saat ini telah memperoleh sertifikasi sehingga tidak hanya kepala madrasah yang perlu mengikuti kegiatan pengembangan diri, tetapi para guru juga harus aktif mengikuti kegiatan peningkatan kompetensi setiap bulan agar sejalan dengan e-Kinerja yang telah disusun.


Ia juga menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan madrasah, khususnya bagi kepala madrasah. Kehadiran pengawas di Aceh Besar, lanjutnya, diharapkan mampu melanjutkan program-program yang sudah berjalan baik sekaligus memperbaiki hal-hal yang masih perlu dibenahi.

“Kualitas seorang kepala madrasah bukan hanya dinilai dari kecerdasannya saat mengajar, tetapi juga dari kemampuan dan kecerdasannya dalam mengelola madrasah ketika sudah menjadi kepala madrasah,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi wadah penguatan kapasitas kepala madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan, tata kelola madrasah, serta membangun kepemimpinan yang visioner dan berintegritas demi terwujudnya Madrasah Hebat dan Bermartabat di Kabupaten Aceh Besar. (Athailah)

SHARE :

0 facebook:

 
Top