LAMURIONLINE.COM | PIDIE JAYA — Persatuan Guru Madrasah Nasional Indonesia (PGMNI) Banda Aceh menyalurkan donasi berupa buku tulis dan alat tulis untuk siswa-siswi madrasah terdampak banjir di Kabupaten Pidie Jaya, Sabtu (13/6/2026).
Donasi tersebut disalurkan melalui PGMNI Pidie Jaya dan diserahkan langsung oleh pengurus PGMNI Pidie Jaya kepada madrasah penerima bantuan, yaitu MIN 2 Pidie Jaya dan MIN 4 Pidie Jaya.
Ketua PGMNI Banda Aceh, Dr. Zulfahmi, menyampaikan bahwa donasi ini merupakan bentuk kepedulian keluarga besar PGMNI Banda Aceh terhadap siswa yang terdampak musibah banjir.
“Melalui PGMNI Pidie Jaya, kami menitipkan amanah ini agar dapat disalurkan kepada anak-anak yang membutuhkan. Semoga bantuan buku tulis dan alat tulis ini dapat meringankan beban siswa serta membantu mereka kembali belajar dengan semangat,” ujarnya.
Ketua PGMNI Pidie Jaya, Muhibuddin, S.Pd.I., M.Pd., didampingi Sekretaris Marlaili, S.Pd.I., menyampaikan bahwa pihaknya turun langsung menyerahkan donasi tersebut kepada madrasah penerima.
“Kami dari PGMNI Pidie Jaya menerima amanah donasi dari PGMNI Banda Aceh dan menyerahkannya langsung kepada madrasah terdampak. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi siswa-siswi yang perlengkapan belajarnya rusak atau hanyut akibat banjir,” ujar Muhibuddin.
Kepala MIN 2 Pidie Jaya, Saifuddin, S.Pd.I., mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, banjir yang melanda madrasah menyebabkan banyak perlengkapan belajar siswa hanyut dan rusak.
“Bantuan dari PGMNI Banda Aceh ini sangat berarti bagi kami. Dengan adanya bantuan ini, anak-anak bisa kembali belajar dengan tenang. Semoga Allah membalas kebaikan PGMNI Banda Aceh dengan sebaik-baik balasan,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Kepala MIN 4 Pidie Jaya, Zulkarnaini, S.Pd. Ia menyebut bantuan tersebut hadir pada waktu yang tepat karena banyak siswa kehilangan alat tulis dan buku pelajaran akibat banjir.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada PGMNI Banda Aceh atas kepeduliannya. Bantuan ini sangat membantu kelangsungan belajar mengajar di madrasah kami,” ujarnya.
PGMNI berharap kegiatan sosial ini dapat memperkuat solidaritas antarguru madrasah dalam membantu dunia pendidikan, terutama saat masyarakat menghadapi musibah.*

0 facebook:
Post a Comment