LAMURIONLINE.COM I ACEH BESAR
— Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, SMA Negeri 1 Indrapuri, Aceh Besar, melaksanakan kegiatan Tausiyah, Dzikir, dan Doa Bersama pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Kegiatan yang dipusatkan di halaman sekolah tersebut diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta staff sekolah lainnya.

Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan SMA Negeri 1 Indrapuri sebagai bagian dari rangkaian kegiatan menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia. Selain menjadi sarana pembinaan keagamaan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum bagi warga sekolah untuk mengenang jasa para pahlawan dan memanjatkan doa bagi orang tua, guru, para syuhada, serta para pahlawan bangsa yang telah gugur dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Pelaksanaan kegiatan dikoordinasikan oleh Pembina Rohis SMA Negeri 1 Indrapuri dan mendapat pendampingan langsung dari Kepala SMA Negeri 1 Indrapuri, Nurhayati HS, S.Pd., M.Pd., bersama para guru dan tenaga kependidikan.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mengikuti rangkaian tausiyah, dzikir, dan doa bersama dengan penuh khidmat. 

Kepala SMA Negeri 1 Indrapuri, Nurhayati HS, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan Tausiyah, Dzikir, dan Doa Bersama tidak hanya dimaksudkan sebagai kegiatan keagamaan, tetapi juga sebagai sarana untuk membentuk dan menumbuhkembangkan karakter peserta didik.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkembangkan nilai-nilai karakter pada siswa dan siswi SMA Negeri 1 Indrapuri, khususnya karakter peduli terhadap orang tua, guru, serta menghargai jasa para syuhada dan pahlawan bangsa,” ujar Nurhayati.





Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam melanjutkan cita-cita para pendahulu bangsa. Kemerdekaan yang telah diperjuangkan dengan pengorbanan yang besar harus diisi dengan kegiatan-kegiatan positif, termasuk melalui pendidikan, peningkatan prestasi, penguatan karakter, serta kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh siswa dan siswi semakin menyadari pentingnya mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang positif. Para siswa adalah generasi penerus bangsa yang nantinya memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan dan menjaga kemajuan Indonesia,” lanjutnya.

Kegiatan Tausiyah, Dzikir, dan Doa Bersama juga menjadi momentum untuk memperkuat rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia sekaligus menanamkan kesadaran kepada peserta didik bahwa kemerdekaan bukanlah sesuatu yang diperoleh dengan mudah. Kemerdekaan lahir dari perjuangan, pengorbanan, persatuan, dan doa para pendahulu bangsa.

Reportase: Jufrizal

Editor: Abrar

SHARE :

0 facebook:

 
Top