LAMURIONLINE.COM | BANDA ACEH - Persaingan yang semakin tinggi di dunia usaha dan industri menggerakan pengurus Asrama Penyantun Al Misbah melakukan penguatan terhadap kapasitas anak asrama khususnya puteri.
Di samping pendidikan formal, pendidikan non formal tidak kalah pentingnya. Karena semakin terampil dalam melahirkan produk, anak akan semakin percaya diri sehingga mereka akan mudah menghadapi persaingan global.
Kegiatan dilaksanakan Sabtu, 26 September 2026 di Balee Puteri, Punge-Banda Aceh.
Pembina anak-anak puteri Asrama Penyantun Al Misbah, Suhartina S. Pd, M. Pd, mengatakan bahwa
kegiatan ini sangat bermanfaat bagi anak puteri karena mereka dapat memaksimalkan waktu yang ada dengan melakukan kegiatan bermanfaat untuk pengembangan diri ke arah yang lebih positif.
Anak-anak juga sangat senang dan antusias mengikuti setiap kegiatan, semoga setiap kegiatan ke depan dapat membuat anak-anak lebih kreatif dalam berinovasi dan menghasilkan produk-produk tepat guna bagi mereka secara pribadi dan masyarakat luas pada umumnya.
Kegiatan menjahit ini sangat menyenangkan dan seru, kami mendapatkan suasana, tutor, dan ilmu baru yang sebelumnya kami tidak pernah mengetahui, ungkap Mutia salah seorang peserta.
Secara keseluruhan pelatihan di rancang untuk menjawab kebutuhan nyata di lapangan, di mana para puteri ikut berkontribusi dalam pembangunan ekonomi khususnya dalam lingkungan keluarga. Maka setiap remaja puteri di bekali keterampilan hidup (Life Skill).
Semakin banyak keterampilan yang di miliki remaja puteri maka kepercayaan diri untuk ikut serta membangun bangsa khususnya keluarga semakin meningkat. Sehingga angka kemiskinan dapat di minimalisir.
Kontributor:CRa






0 facebook:
Post a Comment