LAMURIONLINE.COM | BIREUEN
- Pengurus Daerah Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (PD IPARI) Kabupaten Bireuen kembali meningkatkan kapasitas Penyuluh Agama Islam melalui Kelas Konten Digital.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen, Senin (14/9/2026), diikuti 19 Penyuluh Agama Islam.

Kelas Konten Digital tersebut merupakan bagian dari rangkaian penguatan kapasitas penyuluh yang dilaksanakan PD IPARI Bireuen. Sebelumnya, IPARI Bireuen telah membuka Kelas Menulis, dan selanjutnya juga direncanakan Kelas Public Speaking.

Ketua Panitia, Dr Teuku Faisal, M.Sos., mengatakan Kelas Konten Digital tidak hanya dilaksanakan dalam satu kali pertemuan, tetapi akan dilanjutkan dengan beberapa pertemuan berikutnya.

“Melalui kegiatan ini, para penyuluh diharapkan tidak hanya mampu memahami teknik pembuatan konten, tetapi juga dapat menghadirkan konten dakwah yang edukatif, inspiratif, aktual, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Teuku Faisal.

Menurutnya, keberadaan penyuluh di ruang digital semakin penting seiring tingginya arus informasi dan konten yang beredar di media sosial.

Ia mengatakan, penyuluh tidak boleh hanya menjadi penonton ketika konten negatif semakin banyak muncul di ruang digital.

“Kalau kita sebagai penyuluh hanya menjadi penonton, sementara konten negatif terus diproduksi, maka konten negatif akan lebih mendominasi. Karena itu, penyuluh harus ikut mengambil bagian dengan menghadirkan konten yang positif dan memberikan manfaat kepada masyarakat,” katanya.

Teuku Faisal menambahkan, Kelas Konten Digital dirancang secara berkelanjutan agar para peserta tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga memiliki kesempatan untuk terus berlatih dan menghasilkan konten.

“Setidaknya, setiap minggu masing-masing penyuluh diharapkan dapat menghasilkan dan mempublikasikan satu konten di media sosialnya,” ujarnya.



Ia berharap melalui kelas tersebut akan lahir komitmen bersama di kalangan penyuluh untuk lebih aktif memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi dan dakwah.

Sementara itu, narasumber Kelas Konten Digital, Zahrul Fuadi, M.Ag., menyampaikan materi mengenai konten digital untuk dakwah, mulai dari kreativitas, teknik pengambilan video, proses editing hingga mengunggah video ke media sosial.

Kelas tersebut akan dilanjutkan pada pertemuan berikutnya dengan materi dan praktik yang disesuaikan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam memproduksi konten digital.*

SHARE :

0 facebook:

 
Top