LAMURIONLINE.COM I ACEH BESAR – Setelah mengabdi selama hampir delapan tahun di wilayah kepulauan, Dr. M. Ridha, S.H.I., M.A. kini mendapat amanah memimpin Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar.
Ridha sebelumnya menjabat sebagai Kepala KUA Kecamatan Pulo Aceh selama 7 tahun 10 bulan. Ia kemudian dipercaya melanjutkan pengabdian sebagai Kepala KUA Kecamatan Baitussalam. Sementara itu, pejabat sebelumnya, Hamdani, S.Ag., mendapat amanah sebagai Kepala KUA Kecamatan Ingin Jaya di Lambaro.
Pisah sambut dan serah terima tugas Kepala KUA Kecamatan Baitussalam tersebut berlangsung di Kajhu, Kamis (17/9/2026), dan dihadiri unsur Muspika, imum mukim, kepala puskesmas, perwakilan MPU dan MAA, serta para keuchik dalam wilayah Kecamatan Baitussalam.
Pengabdian Ridha di Pulo Aceh tidak hanya menjadi perjalanan panjang dalam memberikan pelayanan keagamaan kepada masyarakat kepulauan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam perjalanan akademiknya. Di tengah kesibukan menjalankan tugas sebagai Kepala KUA di kawasan terluar dan menghadapi tantangan mobilitas antarpulau, ia tetap melanjutkan pendidikan hingga jenjang doktoral.
Ridha menyelesaikan pendidikan strata tiga (S-3) pada Program Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh dalam waktu sekitar 3,5 tahun. Ia menjalani sidang disertasi pada 11 September 2026 dan berhasil meraih predikat cum laude.
Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari jajaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar. Kepala Seksi Bimas Islam Kankemenag Aceh Besar, H. Khalid Wardana, yang hadir dalam prosesi pisah sambut, menilai perjalanan Ridha dapat menjadi motivasi bagi ASN lainnya.
"Di tengah kesibukannya memberikan pelayanan keagamaan di kawasan kepulauan, beliau tetap meluangkan waktu untuk menuntut ilmu. Ini menjadi spirit bagi ASN lainnya agar mampu membagi waktu antara tanggung jawab kedinasan dan pengembangan diri," ujar Khalid.
Selama bertugas di Pulo Aceh, Ridha juga membangun kolaborasi dan kemitraan dengan berbagai unsur masyarakat serta pemerintah setempat. Salah satu hasil dari kolaborasi tersebut adalah pembangunan gedung KUA Pulo Aceh yang berlokasi di Gampong Lampuyang.
"Ini menjadi kebanggaan tersendiri karena sebelum meninggalkan tugas sebagai Kepala KUA Pulo Aceh, gedung KUA baru sudah dibangun dan dalam waktu dekat akan diresmikan," kata Khalid.
KUA Bukan Sekadar Tempat Urusan Nikah
Dalam kesempatan tersebut, Khalid Wardana juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kecamatan Baitussalam dan seluruh gampong yang selama ini mendukung pelaksanaan layanan KUA.
Menurutnya, dukungan pemerintah kecamatan, aparatur gampong, tokoh masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan sangat dibutuhkan agar pelayanan KUA kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal.
"Tanpa dukungan tokoh masyarakat dan pemerintah gampong, tentu layanan KUA tidak bisa maksimal," ujarnya.
Khalid juga menyampaikan bahwa pembangunan gedung baru KUA Kecamatan Baitussalam direncanakan dilaksanakan pada 2027. Ia berharap seluruh unsur terkait terus memberikan dukungan agar pembangunan tersebut dapat berjalan lancar dan segera dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.
Ia menilai tingginya kehadiran unsur Muspika, keuchik, imum mukim, serta tokoh masyarakat dalam kegiatan pisah sambut menunjukkan adanya komunikasi dan kemitraan yang baik antara KUA dengan berbagai unsur di tingkat kecamatan.
"Luar biasa lepas sambut Kepala KUA Baitussalam ini karena dapat menghadirkan banyak tokoh penting di tingkat kecamatan, termasuk para keuchik. Ini menunjukkan bahwa selama ini KUA telah membangun komunikasi yang baik dengan lintas sektoral," katanya.
Khalid mengingatkan, keberadaan KUA selama ini masih sering dipahami sebatas tempat pelaksanaan pernikahan. Padahal, berdasarkan tugas dan fungsi KUA, pelayanan yang diberikan kepada masyarakat jauh lebih luas.
"KUA ibarat Menteri Agama di kecamatan. Artinya, tugasnya bukan hanya mengurus nikah, tetapi juga mencakup berbagai layanan keagamaan dan pemberdayaan masyarakat, seperti pengukuran arah kiblat, layanan sertifikasi halal, pemberdayaan ekonomi umat, dan wakaf," jelasnya.
Perkuat Mediasi Konflik Rumah Tangga
Khalid juga mengajak para keuchik dan tokoh masyarakat agar mengoptimalkan peran peradilan adat dan mediasi di tingkat gampong ketika terjadi konflik rumah tangga.
Menurutnya, persoalan rumah tangga yang muncul di masyarakat dapat terlebih dahulu diupayakan penyelesaiannya melalui pendekatan adat dan kekeluargaan. Apabila tidak mencapai penyelesaian, persoalan tersebut dapat diteruskan kepada KUA untuk mendapatkan pendampingan sesuai kewenangannya.
"Kalau ada konflik rumah tangga di gampong, mohon dapat dimediasi terlebih dahulu secara adat dan kekeluargaan. Jika belum tuntas, baru dibawa ke KUA. Peran semua pihak sangat penting dalam menjaga ketahanan rumah tangga," ujarnya.
Ia secara khusus meminta para keuchik dan tokoh masyarakat untuk mengoptimalkan mekanisme peradilan adat serta mediasi agar konflik rumah tangga dapat diselesaikan melalui jalan damai.
"Mohon keuchik dan tokoh masyarakat memfungsikan peradilan adat atau melakukan mediasi konflik rumah tangga hingga mencapai islah," harapnya.
Dorong Inovasi dan Peningkatan Layanan
Memasuki kepemimpinan baru, Khalid berharap sumber daya manusia di KUA Kecamatan Baitussalam terus diberdayakan dan mampu menghadirkan inovasi dalam pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, karakteristik Baitussalam sebagai wilayah yang berkembang dan memiliki kawasan perkotaan membutuhkan pelayanan publik yang semakin adaptif, mudah, dan responsif.
"Ke depan harus ada inovasi. Apalagi Baitussalam merupakan daerah perkotaan. Kami berharap ASN KUA dapat semakin maksimal memberikan pelayanan kepada masyarakat," katanya.
Ia juga mengingatkan ASN KUA agar mempertahankan prestasi, meningkatkan kedisiplinan, serta terus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh layanan keagamaan.
Kegiatan lepas sambut dan antar tugas Kepala KUA Kecamatan Baitussalam berlangsung hangat. Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt. Camat Baitussalam Ridwan, S.E., Kapolsek, Danramil, kepala puskesmas, imum mukim, perwakilan MPU dan MAA, serta seluruh keuchik dalam wilayah Kecamatan Baitussalam.*




0 facebook:
Post a Comment