ads1

Lamuri-Indrapuri. Berbagai aliran yang menyimpang di Aceh selama ini semakin memperkeruh suasana. Banyak korban yang sudah berjatuhan diakibatkan keimanan mereka yang lemah, tak peduli tua dan muda. Maka perlu diluruskan tentang berbagai pemahaman yang keliru dan menyimpang di masyarakat. Memperkokoh keimanan dan mempelajari kembali hukum islam merupakan kunci utama menangkal aliran sesat dan radikalisme, hal tersebut disampaikan Ust Masrul Aidi Lc yang mengisi Diskusi Islam Mengenai Fenomena Pendangkalan Aqidah dan Radikalisme, Sabtu (28/12) di Mesjid Jami’ Al Mukarramah Kemukian Jruek, Indrapuri, Aceh Besar. Pendangkalan Aqidah lanjut Masrul tidak hanya terjadi di jaman ini, namun sejak dulu sudah terjadi berbagai ketimpangan dan kekeliruan dalam mengamalkan agama baik dari segi ibadah, muamalah dan sebagainya karena tidak merunut pada dasar hukum islam yang benar. Setelah terjadi bencana gempa dan tsunami di Aceh semakin banyak terjadi ketimpangan karena masuknya arus perubahan dari luar dengan berbagai simbol dan ideologinya. “Dulu di Aceh syariat dan agamanya sangat kuat, anak-anak yang terlahir tahun 1990-an ke bawah pembentukan aqidah mereka lebih kuat dari anak-anak Aceh yang lahir tahun 1990-an ke atas, karena sudah masuknya teknologi dan peningkatan kemajuan secara global seperti sudah adanya televisi dan berbagai jenis perangkat teknologi lainnya yang jika tidak diarahkan dengan baik maka akan mempengaruhi karakter si anak’kata ustadz yang sekarang aktif mengajar di Dayah Babul Maghfirah Cot Keu eng Aceh Besar ini. 

Diskusi yang diselenggarakan Remaja Mesjid Jami’ Al Mukarramah Kemukiman Jruek tersebut berjalan sukses yang dihadiri oleh para tokoh masyarakat, remaja masjid, masyarakat Jruek dan tamu undangan lainnya. Ketua Umum Remaja Mesjid Al Mukarramah Jumadi Jauhari mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk keaktifan remaja masjid dalam menyikapi berbagai isu yang tengah terjadi saat ini dan juga untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat tentang apa yang tengah terjadi saat ini dan berbagai fenomena lainnya’ jelas Jumadi singkat. (Abr/Hrn/Ad)
SHARE :
 
Top