ads1

Pengajian Rutin
Oleh Ust Muhammad Thaib, Lc

Ibadah haji diwajibkan oleh Allah Swt dan salah satu dari rukun Islam. Ibadah haji tak boleh ditinggalkan.

Apakah haji segera dilakukan atau boleh ditunda? Dalam hal ini ulama berbeda pendapat. Jumhur ulama mengatakan, jika padanya telah memenuhi syarat fardhu haji maka dia harus segera melaksanakannya.

"Yang penting segera mendaftarkan hajin walau ada daftar tunggu. Sekarang masa tunggu mencapai 20 tahun. Maka segera mendaftar" urai Ust Muhammad Thaib, Lc dalam pengajian rutin masjid Asy Syuhada Lampanah, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, Senin (12/03) malam.

Orang yang mengakhir-akhirkan haji maka dia berdosa. Sependapat dengan ini abu hanifah, dan imam malik. Dasarnya ayat alquran, jika sudah mampu wajib tunaikan haji.

Rasulullah saw mengatakan, wahai manusia Allah telah memfardhukan haji maka berhajilah. Ini perintah segera menunaikannya. Kalau ada perintah maka segera tunaikan.

Rasulullah saw bersabda, barang siapa yang hendak berhaji maka hendaklah segera melaksanakanya.

Rasulullah saw bersabda, barangsiapa yang memiliki bekal dan tunggungaangan dan bisa ke baitullah dan dia tak berhaji maka orang itu bisa mati dalam yahudi atau nashrani. Ini ancaman.

Umar ra juga pernah mengancam, saya akan masuk ke kampung2 dan jika ada orang yang sudah mampu berhaji, saya akan membakar rumahnya.

Imam Syafii dan ibnu hasan berpendapat, bahwa haji wajib dilakukan namun boleh menundanya. Tidak berdosa mengakhirkan haji namun memiliki komitmen untuk melaksanakannya.

Sungguh menyesal yang menunda haji. Karena ibadah ini membutuhkan usia muda dan kesehatan yang prima.

Imam Syafii mengatakan haji boleh diundur namun banyak ulama mengatakan sebaiknya segera dilakukan. Segera berhaji adalah bersegera ke surga.

Letak perbedaan antar ulama adalah apakah kewajiban perlu segera dikerjakan atau boleh ditunda kewajiban itu. Yang lebih baik adalah segera mengerjakannya karena Allah yang tahu kapan umur seseorang berakhir.

Keutamaan2 haji

Pertama, orang berhaji menghapuskan dosa2 yang telah lalu. Rasulullah saw mengatakan, siapa yang berhaji, tidak rafas dan fasik maka dia kembali seperti hari dilahirkan ibunya.

Mudah sekali orang marah2 di hari karena capek dan setan pun gunakan peluang menggoda. Kadang suka berdebat. Ini rafas.

Kedua, haji sebagai sebab memerdekakan seseorang dari neraka. Rasulullah saw bersabda, tidak satu hari pun yang Allah lebih banyak memerdekakan hamba2nya dari api neraka, kecuali hari arafah. Allah bangga2kan hambanya yang sedang di arafah.

Ketiga, balasan haji adalah surga. Sabtu Rasulullah saw, antara satu umrah dengan umrah berikutnya balasannya adalah surga. Balasan haji yang mabrur adalah surga.

Keempat, haji adalah bagian dari amalan2 yang utama, yaitu salah satu rukun Islam. Abu Hurairah bertanya kepada Rasulullah, apa amal yang utama? Pertama beriman dengan Allah dan Rasul, berjihad di jalan Allah, dan kemudian haji yang mabrur.

Kelima, haji adalah seutama2 jihad bagi muslimah. Aisyah bertanya kepada Rasulullah saw, jihad adalah sebaik amalan, apakah kami boleh berjihad? Kata Rasulullah, haji mabrur adalah amal terbaik bagi perempuan.

Hikmah lain berhaji, akan meluruhkan kemiskinan dan kefakiran, seperti luruhnya karatan dari besi.

Syarat wajib haji

Sifat-sifat yang wajib ada pada seseorang yang mewajibkan dirinya berhaji. Syaratnya lima yaitu, islam, berakal, baligh, merdeka dan mampu. (Smh)
SHARE :
 
Top