Loading...

Foto: IST
LAMURIONLINE.COM | BANDA ACEH - Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh melaksanakan seleksi calon mahasiswa penerima beasiswa Program 5000 doktor.

Sebanyak 42 Calon Penerima Beasiswa kembali bersaing untuk mendapatkan Beasiswa dari Kementrian Agama RI, seleksi dilaksanakan di Lantai 3 Aula Pascasarjana UIN Ar-Raniry. Kamis (27/6).

Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry Prof Dr Syahrizal Abbas MA Mengatakan, Program Beasiswa 5000 doktor ini merupakan program Kementrian Agama RI yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan PTKI melalui pendidikan S3 di berbagai perguruan tinggi berkualitas. 


"Program Beasiswa Doktor (Full Scholarship) ditawarkan Kemenag setiap tahun. Pada tahun 2018 ini diperuntukkan untuk dosen PNS Kementerian Agama, Dosen tetap Non-PNS yang bertugas pada PTKIN, Dosen tetap yayasan penyelenggara PTKIS, Dosen tetap (PNS/Non-PNS) pengampu mata kuliah Pendidikan Agama Islam pada PTU, Dosen Islamic Studies pada Fakultas Agama Islam pada PTU, dan PNS pada PTKIN dan PNS Kementerian Agama" jelas Syahrizal.

Syahrizal juga menjelaskan seleksi dilaksanakan secara terbuka dengan materi Test Potensi Akademik, Bahasa Arab dan Bahasa Inggris. 


"Seleksi dilaksanakan dua hari yaitu hari kamis dan jum’at. Kita berharap para peserta yang lulus nanti memiliki kontribusi terbaik pada bidang Ilmu Fiqh Modern. Karena Pascasarjana Banda Aceh ditunjuk sebagai rujukan Nasional Program Doktor ilmu Fiqh Modern Oleh Kemenag RI" tambah Syahrizal.

Sementara Wakil Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Dr Salman Abdul Muthalib Lc MA menjelaskan bahwa, jumlah peserta yang menggikuti seleksi 42 orang, dari jumlah tersebut 12 memilih tempat studi di Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh. 


"Selebihnya mereka memilih tempat studi di luar Aceh. Di antara universitas yang diminati oleh peserta tahun ini adalah UIN Sumatera Utara Medan, UIN Syarif Hidayatullah, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Sunan Ampel Surabaya, dan beberapa perguruan tinggi lainnya" demikian Salman. (armaidi)
SHARE :
 
Top