Loading...

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Aceh Besar M Ali SSos MSi menyerahkan piala kepada juara Festival Pangan Lokal B2SA dan Lomba Masak Serba Ikan di kompleks Dinas Pangan Aceh Besar, Kamis (27/6/2019). Dok. Humas Pemkab Aceh Besar
LAMURIONLINE.COM | ACEH BESAR – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar melalui Dinas Pangan menggelar Festival Pangan Lokal Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) dan Lomba Masak Serba Ikan tahun 2019 di kompleks Dinas Pangan Aceh Besar, Kamis (27/6). 

Kegiatan yang dibuka Bupati Aceh Besar yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Aceh Besar M Ali SSos MSi dan ditutup Ketua TP-PKK Kabupaten Aceh Besar Rahmah SH. Festival yang diikuti 22 peserta berasal dari Tim Penggerak PKK Kecamatan se-Kabupaten Aceh Besar. 

Pada Festival Pangan Lokal tersebut, keluar sebagai juara umum kecamatan Lhoknga setelah merah dua juara yakni lomba B2SA katagori Lundit Box dan lomba masak serba ikan untuk balita. 

Hasil lengkap juara festival yakni untuk lomba B2SA katagori Lundit Box juara I, II, III masing-masing Kecamatan Lhoknga, Darussalam dan Kecamatan Darul Kamal. Untuk katagori pengolahan produk pangan lokal juara I kecamatan Blang Bintang, juara II dan III yakni Seulimeum serta Ingin Jaya.

Sementara lomba masak serba ikan, untuk katagori menu keluarga, juara I, II dan III diraih Kecamatan Indrapuri, Mesjid Raya dan Baitussalam. Katagori untuk Balita juara I, II dan III diperoleh masing-masing Kecamatan Lhoknga, Darul Imarah dan Simpang Tiga. Sedangkan katagori Kutapan juara I diraih Kecamatan Sukamakmur, juara II Peukan Bada dan juara III diperoleh Kecamatan Ingin Jaya.

Kepada para juara selain mendapatkan piala tetap juga mendapatkan uang pembinaan yang diberikan oleh panitia penyelenggara. Hadir dalam kesempatan itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Aceh Besar Rahmah SH, para kepala OPD, para camat, pengurus TP-PKK kecamatan se-Aceh Besar, dan tokoh-tokoh masyarakat.

Sebelumnya Bupati Aceh Besar Ir Mawardi Ali dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Perekonomian dan Pembangunan M Ali SSos MSi mengatakan, Aceh Besar memiliki karakteristik dan kekayaan produk pangan yang sangat beragam, baik terbuat dari pangan beras maupun non-beras. Namun, yang menjadi tantangan saat ini adalah bagaimana melakukan diversifikasi makanan olahan yang berasal dari bahan pangan dan non-pangan, tapi tetap mempertahankan nilai gizi yang seimbang. Karena untuk menuju hidupp sehat, cerdas, dan produktif setiap individu harus mengkonsumsi aneka ragam pangan secara seimbang.

Festival Pangan Lokal B2SA, jelasnya, merupakan agenda tahunan tingkat kabupaten, provinsi, dan nasional. Dalam rangka mempercepat pemahaman masyarakat tentang konsumsi pangan B2SA itu, lomba yang diadakan tersebut merupakan salah satu cara pengenalan kepada masyarakat. Dengan demikian, lomba B2SA adalah wujud kepedulian kaum ibu dalam rangka meningkatkan kreasi dan nilai tambah produk dengan memanfaatkan bahan pangan local. 

“Tentunya diharapkan hasil festival pangan lokal ini dapat diaplikasikan secara permanen dan massal pada seluruh masyarakat,” pungkas Mawardi Ali.

Ketua TP-PKK Aceh Besar Rahmah SH didampingi Kadis Pangan Aceh Besar sedang meninjau salah satu stand pada Festival Pangan Lokal B2SA dan Lomba Masak Serba Ikan di kompleks Dinas Pangan Aceh Besar, Kamis (27/6/2019). 
Kadis Pangan Aceh Besar Ir Fuadi Akhmad melaporkan, Festival Pangan Lokal B2SA dan Lomba Masak Serba Ikan itu merupakan kerja sama Kementerian Pertanian dan Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan Tim Penggerak PKK. Penyelenggaraan Festival Pangan B2SA dan Lomba Masak Serba Ikan, sebagai salah satu upaya meningkatkan pengetahuan, apresiasi mendorong kreatifitas masyarakat dalam menciptakan menu memasyarakatkan dan membiasakan keluarga untuk mengkonsumsi makanan beragam, bergizi, seimbang, dan aman untuk kebutuhan sehari-hari dengan memanfaatkan potensi pekarangan sebagai sumber pangan keluarga.

Fuadi menambahkan, lomba B2SA bertujuan mendorong penerapan konsumsi pangan beragam, bergizi, seimbang, dan aman dengan memanfaatkan olahan pangan lokal dan mendorong kreatifitas dan inovasi olahan pangan lokal yang bernilai komersial. Dijelaskannya, juara tingkat kabupaten nantinya akan mewakili Aceh Besar pada lomba tingkat Provinsi Aceh yang akan diadakan 6 Juli 2019 di Taman Sulthanah Safiatuddin Banda Aceh dan selanjutnya juara tingkat Provinsi Aceh bakal mengikuti lomba tingkat nasional yang rencananya dihelat di Provinsi Sulawesi Tenggara pada Oktober 2019 mendatang. (mariadi)
SHARE :
 
Top