Loading...

Dok. IST
Zulfatmi, perempuan kelahiran desa lheue Indrapuri Aceh Besar, anak dari pasangan  alm. Budiman Ibrahim dan Nuriah. Saat ini bertugas sebagai dosen di Fakultas tarbiyah dan keguruan Universitas Islam Negeri Banda Aceh. Zulfatmi berhasil meraih gelar Doktor dengan predikat Sangat Baik pada Program Studi Pendidikan Agama Islam Pascasarjana UIN Ar-Raniry. Ia berhasil mempertahankan disertasinya dihadapan para penguji yang berjudul “Kecerdasan Spiritual Nabi Muhammad (Implikasi Korelasional terhadap Uswatun Hasanah)” pada sidang terbuka promosi doktor di Aula Lantai III Pascasarjana UIN Ar-raniry Banda Aceh, Selasa (30/07).

Pada Sidang promosi doktor yang di ketuai oleh Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry Prof. Dr. H. Mukhsin Nyak Umar, MA sekretaris  Syarifah Dahliana, M. Ag., M. Ed., Ph. D dengan dewan penguji Prof. Dr. Darwis Soelaiman, MA., Prof. Drs. Yusny Saby, MA., Ph. D., Prof. Dr. Farid Wajdi, MA, Prof. Dr. Misri A. Muchsin, M. Ag., dengan tim Promotor Prof. Dr. Warul Walidin AK, MA dan Prof. Eka Sri Mulyani, MA., Ph. D.

Zulfatmi mempresentasikan hasil penelitian di hadapan penguji. Menurut Zulfatmi pemberdayaan  pendidikan nilai melalui optimalisasi peran orang tua, pendidik di sekolah dan tokoh masyarakat sebagai uswah hasanah bagi generasi muda di Indonesia merupakan perkara penting, mengingat kini marak muncul persoalan kebangsaan yang bermuara pada rendahnya keyakinan dan praktik  nilai-nilai spiritual dalam kehidupan bermasyarakat.

Upaya ini menghajatkan  rekonseptualisasi   pendidik yang uswah hasanah berbasis pada kecerdasan spiritual Nabi Muhammad. Zulfatmi menyatakan penelitian disertasi ini mengungkapkan nilai-nilai spiritual yang mendasari sikap dan perilaku Nabi Muhammad dalam beberapa teks sirah,  dan kaitannya dengan praktik peneladanan  oleh para sahabat, sehingga kajian ini akhirnya menghadirkan  dwi konsep, kecerdasan spiritual Nabi berbasis analisis sirah dan uswah hasanah berbasis kecerdasan spiritual Nabi Muhammad. (*)
SHARE :

0 facebook:

Post a Comment

 
Top