Loading...

dok. IST
LAMURIONLINE.COM I BANDA ACEH - Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Aceh menggelar kegiatan Bimbingan Sosial Dasar bagi 50 peserta Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) se Aceh yang diwakili dari seluruh Kab/Kota. Acara tersebut berlangsung dari tanggal 10-12 November 2019 di Banda Aceh.

Bertepatan dengan momentum hari Pahlawan, 10 November, Kepala Dinas Sosial Aceh, Al Hudri dalam sambutannya mampu membangkitkan adrenalin peserta dengan membuka kembali lembaran-lembaran tinta sejarah para syuhada pahlawan-pahlawan Aceh dengan mengangkat tema “PSM Pahlawan Masa Kini”.

Kalimat-kalimat yang mengalir deras dari sosok mantan camat saat konflik bersenjata Aceh ini, seolah-olah telah membius indera pendengar para PSM. 

“Dalam konteks Pahlawan Masa Kini, PSM adalah seorang Pahlawan, kalau endatu kita dulu berjuang mempertahankan Negeri ini dari tangan-tangan penjajah yang mencaplok tanah air kita, rela mengorbankan nyawa, harta dan keluarga dengan niat Prang Sabilillah, maka pahlawan masa kini bagi teman-teman PSM adalah mampu berada dibarisan terdepan sebagai solusi dari permasalahan-permasalahan sosial yang ada dalam kehidupan bermasyarakat”  ungkap Al Hudri yang disambut yel-yel Hidup PSM oleh para hadirin.

“Kerja Ikhlas teman Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) adalah ruh pahlawan itu sendiri, pahlawan masa kini”. tambah Al Hudri dengan semangat Patriotismenya.

Khaidir, salah seorang peserta dari Kabupaten Aceh Besar mengaku sangat semangat dan antusias dengan kegiatan ini. 

“Banyak wawasan yang saya dapat khususnya terkait pekerja sosial, mendengar pengalaman-pengalaman teman-teman PSM dan pemateri. Saya baru setahun bergabung di PSM ini. Bimbingan Dasar ini adalah salah satu kewajiban dan syarat yang harus dipenuhi oleh PSM, apalagi tadi Pak Safwan (Dinsos Aceh) sangat menekankan bahwa selesai acara ini kami semua harus melapor kembali ke Kabupaten masing-masing agar kami bisa bergabung dengan PSM tingkat kabupaten” jelas Khaidir, PSM Gampong Meunasah Mon Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar.

Sebelum bergabung di PSM ini, dirinya memang sering membuat kegiatan-kegiatan bersifat relawan, diantaranya bersama mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Abulyatama (UNAYA) Aceh melakukan aksi pembersihan sampah di kontainer depan Penjara Kajhu, bersama beberapa pemuda melakukan aksi menambal lubang-lubang maut di jalan raya. 

"Selain itu kami juga melakukan penanaman mangrove di kawasan pantai Krueng Raya, saya juga melibatkan tim saya yang dikenal dengan sebutan TIGER CAT (Tim Gerak Cepat). TIGER CAT itu juga mahasiswa UNAYA Aceh”. ungkap Khaidir bersemangat. (*)
SHARE :
 
Top