LAMURIONLINE.COM | ACEH BESAR -  Tenaga Pendamping Profesional Indonesia (TPPI) Kabupaten Aceh Besar, menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 Hijiriah di lokasi wisata Taman Tepi Laut, Lhoknga.

Momen tersebut merupakan manifestasi rasa syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat dan keberkahan yang telah diterima.

Selain itu juga, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H/2020 M yang digelar Forum TPPI Aceh Besar untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama Tenaga Ahli (TA), Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) yang tergabung dalam TPP Kabupaten Aceh Besar.

“Prinsipnya semua kita saling mensupport untuk kegiatan sosial seperti ini” kata Ketua Forum Pendamping Aceh Besar, Thabrani Takdir Lubis ketika menjawab pertanyaan media online ini usai acara Maulid Nabi Muhammad SAW, Rabu (30/12).

Lanjut pria yang berkacamata dan berambut sytlish ini, perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW ini merupakan rangkaian kegiatan sosial yang selama ini TPP Aceh Besar lakukan.

Sementara itu, Koordinator TA Aceh Besar, Teuku Badlisyah menambahkan, sesuai tema acara Maulid Nabi Muhammad SAW ini adalah untuk meneguhkan TPP Aceh Besar terhadap eksistensi selama ini.

"Acara ini dari kita dan untuk kita, kekompakan itu penting. TPP Aceh Besar selama ini kompak dalam menggalang dana sosial bagi rekan-rekan yang tertimpa musibah, dimana sumbangan itu memberikan manfaat yang luar biasa untuk keluarga korban. Tentunya, semangat sosial akan terus kita lalukan, seperti halnya maulid hari ini sebagai bukti kebersamaan dan kekompakan TPP Aceh Besar" ujar Teuku Badli sapaan akrabnya. 

Badli menambahkan kegiatan sosial seperti ini akan berefek positif. Ia juga berharap TPP Aceh Besar selalu dibutuhkan oleh masyarakat desa dalam pendampingan. 

"Lebih dari itu, hari ini kita juga menyantuni anak yatim. Mudah-mudahan dengan santunan ini  semakin diberkahi rezeki kita oleh Allah SWT dan dana desa juga semakin berkah untuk masyarakat" ujarnya.






Sementara Koordinator Provinsi (Korprov) Aceh, Zulfahmi Hasan memberikan apresiasi yang besar untuk para pendamping. Tahun 2020 ini sebutnya, Aceh Besar sendiri termasuk salah satu yang mendapatkan penghargaan kabupaten pertama penyaluran Dana Desa tercepat. 

"Ini semua berkat kerja keras para pendamping. Aceh Besar juga sebagai penunjang progres di Aceh. Yang penting, Pendamping itu tidak mengeluh, ketika mendapatkan amanah maka kita tetap bekerja dengan semangat. Seorang pemberdayaan yang punya komitmen dan integritas pasti akan menuntaskan tugas sampai detik-detik terakhir" tegas Zulfahmi.

Ukhuwah dan koordinasi yang selama ini terjalin sebutnya, harus tetap dipertahankan sehingga segala progres yang dilakukan akan terlaksana dengan baik. 

Hal  senada disampaikan PPK Satker P3MD Aceh, T. Zul Husni dimana kontrak kerja tetap dilanjutkan sepanjang TPP memenuhi persyaratan dan menyelesaikan setiap tanggung jawab dengan maksimal. 

Acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dipusatkan di objek wisata ini terlihat tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Setiap tamu undangan yang hadir mengenakan masker, jaga jarak dan cuci tangan dengan Hand Sanitizer. 

Acara ini ditutup ceramah islamiah bersama Ustad Umar Ismail yang mengulas tentang pentingnya silaturrahmi dan muhasabah diri atas musibah.

"Jangan karena Covid silaturrahmi jadi hilang, yang penting tetap jaga prokes. Setiap musibah bagi orang islam ada resepnya, sesuai yang disebutkan dalam surah Al Insyirah, dimana hati harus tetap lapang atas musibah yang Allah berikan. Pendamping desa juga harus punya track record yang bagus. Amanah, jujur dan tepat waktu dalam melaksanakan tugasnya. Jika ada masalah curahkan dan mengadulah kepada Allah" tutur Ustad Umar dalam tausiahnya. 

Hadir pula pada kesempatan itu, Satker P3MD Aceh, TPP Propinsi P3MD Aceh, Kepala Dinas PMG Aceh Besar, dan Camat Lhoknga. (Abr)

SHARE :
 
Top