lamurionline.com -- Banda Aceh : Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh melalui Bidang Penerangan Agama Islam Zakat Wakaf (Penaiszawa) lanjutkan sejumlah agenda penting, Jumat (19/2/2021).



Selain evaluasi dan planing perwakafan di Aceh ke depan, sejumlah agenda dijajaki bersama Pengurus Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Aceh di Banda Aceh, yang juga hadir Kakankemenag itu.

"Di antara hal urgen pada silaturrahmi dan rapat siang umat barakah ini adalah pengevaluasian program, laporan kegiatan dan rencana kegiatan dari berbagai daerah," jelas Kabid Penaiszawa Drs H Azhari dalam acara di ruang rapat Kakanwil itu.

"Kita juga dalami sejumlah program bersama kendala-kendala kegiatan, jika ada, atas kiprah para pihak, yang sudah melaksanakan program selama ini," imbuh Azhari, didampingi Kasi Zakat Wakaf Bidang Penaiszawa H Nashrullah SAg MA, jajaran Pengurus BWI, dan para Kasi di Bidang Penaiszawa.

Bersama Ketua BWI Provinsi Aceh Dr Tgk H A Gani Isa SH MAg, Kabid Penaiszawa sampaikan bahwa ke depan akan melanjutkan pembentukan dan pelantikan Pengurus BWI 14 Kabupaten/Kota

"Selain pelantikan, juga disertai pelatihan/pembinaan nazir," lanjutnya.

Kabid sampaikan juga program pengembangan wakaf produktif dan wakaf tunai, tentang ruislagh tanah wakaf yang terkena jalan tol, pembangunan irigasi, dan lainnya yang merupakan bagian dari tugas dan fungsi BWI.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bener Meriah Drs H Hamdan MA, di antara yang hadiri rapat dengan Pengurus BWI Aceh ini.

Dalam rapat tersebut, H Hamdan menyampaikan sejumlah program wakaf yang telah berjalan di Kementerian Agama Bener Meriah.

Di antara yang dieksposnya "wakaf seribu rupiah" dan "wakaf kantin" sehat di madrasah, kebun alpukat di MTsS Blang Rakal, kebun durian di KUA Blang Rakal.

Lebih detil, Hamdan, yang juga mantan Kabid Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Kanwil itu, menyampaikan program wakaf di Kantor Kementerian Agama Bener Meriah seperti wakaf uang tunai, Kantin Wakpro Al-Ikhlas dan kebun alpukat dan kopi serta sejumlah tanaman pangan lainnya.

Dia juga menyampaikan dari  wakaf uang,  pembelian lahan perluasan halaman KUA Kecamatan Gajah Putih dan Mesidah, bantuan fisik madrasah swasta termasuk MIS Simpur di Kecamatan Mesidah, serta bantuan kesehatan.

"Alhamdulillah program wakaf tersebut telah berjalan dengan baik," pungkas Hamdan, dalam acara pada hari Jumat barakah ini.(Cek Man/Ril)

SHARE :
 
Top