LAMURIONLINE.COM I BANDA ACEH - MTsN 1 Model Banda Aceh Aceh Menggelar Pemilihan Raya (PEMIRA) Ketua-Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) Menggunakan sistem elektronik (E-Voting) dilingkungan Madrasah tersebut, dibuka oleh Kepala Kanwil Kemenag Aceh Dr H Iqbal SAg MAg, Kamis (25/2)

Kegiatan berlangsung meriah bekerjasama dengan Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Banda Aceh layaknya seperti pilkada/pemilu"ungkap Humas MTsN Model Banda Aceh, Tarmizi SPd dalam keterangan tertulisnya pada media ini

Dalam sambutannya Dr Iqbal mengatakan kegiatan ini merupakan proses pendidikan untuk belajar demokrasi dan berdemokrasi yang baik. 

"Dalam membangun demokrasi tentu harus dilakukan secara perlahan penuh dengan kesabaran, anak-anak kami bisa praktek langsung pada hari ini dan tetap mengedepankan prinsip dan azas pemilu," kata Iqbal. 

"Ini adalah salah satu wujud inovasi madrasah, meski sebatas belajar. Kami berharap setelah adanya ketua terpilih, antara calon tidak bersaing lagi dan jadikan ini sebagai wadah untuk menyampaikan aspirasi," pesannya. 

"Ini bisa menjadi inspirasi dan rule model bagi madrasah lain yang ada di Banda Aceh khususnya dan Aceh umumnya," ujar Dr Iqbal

Ketua KIP Banda Aceh, Indra Milwady SSos menyampaikan pemilu merupakan salah satu tolak ukur penting untuk menilai keberhasilan demokrasi di suatu negara. 

"Semakin baik penyelenggaraan Pemilu menunjukkan semakin baik pula pelaksanaaan demokrasi di suatu negara" kata Indra. 

Ia mengatakan Pemira ini merupakan perdana di madrasah atau sekolah di Kota Banda Aceh.

"Sebenarnya, kita punya program untuk sosialisasi ke madrasah dan sekolah, tapi terkendala dengan kondisi covid-19, tapi lebih duluan MTsN 1 Model Banda Aceh menyambangi kami, tentu ini langkah luar biasa yang patut diapresiasi." kata Indra lagi.

Sementara Kepala MTsN 1 Banda Aceh, Junaidi Ibas SAg MSi didampingi Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, Armaidi MPd mengatakan pada Pemira Osim ini ada dua pasang calon yang dipilih. 

"Calon Ketua dan Wakil ketua Osim akan dipilih semua siswa, dari kelas 7 hingga kelas 9. Terdapat 1.194 pemilih yang telah ditetapkan. Pemilihan di TPS dilakukan secara terpisah antara siswa dan siswi, juga ditinjau KPPS dan petugas pelaksana." katanya. 







"Kegiatan ini bertema "Melalui Pendidikan Demokrasi Sejak Dini Kita Wujudkan Generasi Madrasah yang Unggul Berprestasi," dan dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19" pungkas Junaidi turut didampingi Pembina Osim, Isriani SAg

Isriani menambahkan untuk menunjang pemira panitia telah menyiapkan 3 PPS, 6 TPS dan 22 bilik Suara dengan sistem E-Voting dimana para petugas KPPS menggunakan pakaian adat khas Nusantara, ungkapnya didampingi Ketua Panitia, Aufa Mushaththar juga sebagai Ketua Osim periode 2020.

Pembukaan kegiatan dihadiri Kakankemenag Kota Banda Aceh Drs H Asy'ari MSi, Kabid Penmad Drs H Mukhlis MPd, Komisioner KIP Yusri SPdI, Perwakilan MPD Kota Banda Aceh, Muspika, Pokjawas, Pengawas Pembina, Dewan guru dan Ketua Komite Madrasah H Ir Mukhlis Djakfar MM.[armaidi/rel]

SHARE :
 
Top