LAMURIONLINE.COM I ACEH BESAR - DPD Independen Pekerja Sosial Profesional Indonesia (IPSPI) Aceh melaksanakan bakti sosial sebagai bagian dari Puncak kegiatan Peringatan Hari Pekerjaan Sosial Sedunia di Gampong Lamkleng, Kecamatan Kuta Cot Glie, Kabupaten Aceh Besar, Minggu (28/3)

Dalam siaran pers yang diterima media ini, tema peringatan hari Pekerjaan Sosial ini adalah adalah “UBUNTU; Saya Karena Kita”.

Ini merupakan tema pertama dari Agenda Global 2020-2030 untuk Pekerjaan Sosial dan Pembangunan Sosial, yang membawa pesan yang kuat tentang perlunya solidaritas di semua tingkatan lapisan masyarakat.

Ubuntu adalah konsep dan filosofi yang selaras dengan perspektif pekerjaan sosial tentang keterkaitan semua orang dengan lingkungan mereka.

Kegiatan bakti sosial ini merupakan rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan oleh DPD IPSPI Aceh.

Sebelumnya berupa Talkshow dan Webinar yang juga merupakan bagian dari kampanye IPSPI Aceh sebagai sebuah organisasi pada tanggal 24-25 Maret 2021.

Acara Bakti Sosial ini dibuka oleh Ketua DPD IPSPI Aceh, Bukhari Mahmud, A.KS, MM.

Dalam sambutannya, beliau mengharapkan bahwa kegiatan ini dapat memberikan manfaat kepada masyarakat khususnya bagi para lanjut usia dan anak-anak sebagai kelompok rentan dalam menghadapi bencana.

Selain itu, beliau juga berharap untuk ikut serta memperkuat dan memantapkan peran IPSPI dalam pembangunan kesejahteraan sosial di Aceh di masa yang akan datang.

Selain itu, Ketua IDI Kota Banda Aceh Aceh dr Isra Firmansyah, Sp.A PHD, dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan pemeriksaan ini merupakan kegiatan tanpa biaya alias gratis.

Salah satunya pemeriksaan untuk mata bagi lanjut usia yang memerlukan pemeriksaan mata dan matanya perlu diobati atau diberikan kacamata.

Jika sesuai dengan kacamata yang telah dibawa oleh  tim IDI, diberikan secara gratis untuk lanjut usia tersebut.

Pemilihan lokasi Bakti Sosial bertempat di Gampong Lamkleng, Aceh Besar berdasarkan pada peristiwa bencana tanah bergerak yang terjadi pada awal tahun 2021 yang mengakibatkan sejumlah 18 Kepala Keluarga dari 14 Rumah mengungsi di tenda pengungsian.

Kegiatan Bakti Sosial ini meliputi kegiatan pemeriksaan kesehatan bagi lanjut usia, psikososial bagi anak-anak dan makan bersama dengan penerima layanan sosial.

Lanjut usia yang mendapatkan pelayanan pemeriksaan kesehatan berjumlah 40 orang, dimana mereka mendapatkan pemeriksaan kesehatan dari spesialis penyakit dalam, THT, jantung, mata dan lainnya.

Pelayanan kesehatan juga diberikan kepada lanjut usia yang tidak dapat hadir ke lokasi Bakti Sosial.

Dimana dokter spesialis mengunjungi sejumlah 7 orang lanjut usia ke rumah-rumah untuk memastikan para lansia  tersebut juga menerima layanan dari Bakti Sosial ini.

Sedangkan anak-anak yang mendapatkan layanan psikososial sebanyak 11 orang.  

Kegiatan psikososial ini meliputi permainan untuk memancing daya juang dan semangat anak-anak dalam meraih impian mereka.

Kegiatan psikososial yang diberikan kepada anak-anak di laksanakan oleh LRSAMPK Darussa’adah Kementerian Sosial RI, dimana para pekerja sosial beraktifitas dengan anak-anak untuk “mengurangi” benturan psikis akibat bencana tanah bergeser tersebut.

DPDP IPSPI Aceh juga menggandeng berbagai pihak dalam kegiatan bakti sosial ini.

Selain itu, para lanjut usia ini juga mendapatkan bantuan sosial berupa paket perlengkapan ibadah, paket peralatan kebersihan diri dan sembako yang diberikan oleh partner kegiatan Bakti Sosial.

Sedangkan paket yang diterima oleh anak-anak berupa paket sekolah. Pihak gampong juga menerima bantuan sajadah yang dapat dipergunakan di meunasah mereka

Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan fungsi IPSPI sebagai sebuah organisasi profesi sehingga dapat menggaungkan kebermanfaatannya seperti profesi lainnya.

Pada akhir kegiatan, Bakti sosial ditutup dengan makan bersama antara seluruh pekerja sosial, dokter, para lanjut usia, anak-anak serta panitia kegiatan.(*)

SHARE :
 
Top