LAMURIONLINE.COM I PIDIE - Islamic Development Bank melalui Orphan Kafala Program (OKP) Baitulmaal Muamalat (BMM) Pidie telah menyalurkan beasiswa kepada anak yatim korban Tsunami dan Konflik yang ada di Pidie,Senin (24/05). Beasiswa ini diberikan kepada anak yatim Korban Tsunami dan Konflik yang ada di Pidie dan Pidie Jaya.  

Pencairan beasiswa dilakukan secara bertahap setiap bulan, yang langsung dikirim kepada rekening anak Yatim masing-masing. Untuk tahun 2021 total beasiswa yang diterima anak yatim baru dua bulan, yaitu periode Januari - Februari, sedangkan sisa tiga bulan lagi (Periode Maret - Mei) masih dalam tahap proses pencairan IsDB di Jeddah. 

Total beasiswa yang diterima oleh anak Yatim Pidie selama dua bulan sebesar Rp. 241.541.280. Angka tersebut merujuk pada Kurs Dolar bulan diajukan pengajuan beasiswa, Kurs Dolar saat itu sebesar Rp. 14.215, jadi per anak yatim menerima beasiswa di rekening sebesar Rp. 682.320 selama dua bulan. 


Zikrillah Staff OKP Pidie mengatakan terjadinya keterlambatan pencairan beasiswa karena ada pergantian Struktural Manajemen IsDB di Jeddah, menyebabkan keterlambatan pencairan dana beasiswa anak yatim. 

"Sejatinya beasiswa yang masuk lima bulan, untuk sisa tiga bulan lagi sedang di proses di Jeddah dan InsyaAllah akan cair pada Awal Juni nantinya" ujar Zikrillah.

"Proses pencairan beasiswa ini langsung di kirim ke rekening penerima manfaat atas nama anak yatim yang bersangkutan melalui Bank Muamalat" ungkap mantan Aktifis PII ini. 

"InsyaAllah mulai hari ini dan besok Pengasuh Lapangan akan menyampaikan kabar ini kepada anak yatim atau wali yatim, agar beasiswa segera di tarik yang nantinya akan digunakan untuk kebutuhan anak yatim sekolah"lanjutnya.

Untuk diketahui bahwa Islamic Development Bank (IsDB) melalui Orphan Kafala Program (OKP) Baitulmaal Muamalat (BMM) Pidie telah memberikan dana beasiswa kepada anak yatim Korban Tsunami dan Konflik yang ada di Pidie dan Pidie Jaya selama 15 tahun. Sejak program ini berjalan total anak yatim yang mendapat beasiswa ini lebih kurang sebanyak 3.500 anak yatim yang tersebar di Pidie-Pidie Jaya selama tahun 2006 sampai 2021. (rel)

SHARE :
 
Top