lamurionline.com -- Banda Aceh : Ketua Tim Penggerak PKK Kota Banda Aceh, Nurmiati AR yang juga istri Wali Kota Banda Aceh H Aminullah Usman dinobatkan sebagai bunda Generasi Berencana (GenRe) di Aula Balai Kota, Banda Aceh, Selasa (9/11/2021).


Perwakilan BKKBN Aceh yang diwakili oleh Koordinator Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK) Farida SE MM, mengalungkan slempang Bunda GenRe kepada Nurmiati AR, pada accara pengukuhan pengurus Forum Generasi Berencana (GenRe) di Aula Balai Kota Banda Aceh, Selasa (9/11/202)1). FOTO ABDUL MUIZ



Penobatan dilakukan oleh Kepala Perwakilan BKKBN Aceh yang diwakili oleh Koordinator Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK) Farida SE MM, sekaligus dengan pengukuhan pengurus Generasi Berencana (GenRe) Kota Banda Aceh.

Genre sendiri merupakan singkatan dari generasi berencana yang dikembangkan BKKBN dalam rangka merespon permasalahan remaja saat ini guna menyiapkan kehidupan berkeluarga bagi remaja melalui pemahaman tentang Pendewasaan Usia Perkawinan sehingga mereka mampu melangsungkan jenjang pendidikan secara terencana, berkarir dalam pekerjaan secara terencana, serta menikah dengan penuh perencanaan sesuai siklus kesehatan reproduksi.

Program tersebut mengedepankan pembentukan karakter bangsa di kalangan generasi muda. Selain itu, program GenRe juga merupakan wadah untuk mengembangkan karakter bangsa karena mengajarkan remaja untuk menjauhi Pernikahan Dini, Seks Pra Nikah dan NAPZA guna menjadi remaja tangguh dan dapat berkontribusi dalam pembangunan serta berguna bagi nusa dan bangsa.


Bunda GenRe Kota Banda Aceh, Nurmiati AR mengalungkan slempang kepada ketua Forum GenRe Kota Banda Aceh, di Aula Balai Kota Banda Aceh, Selasa (9/11/2021). FOTO ABDUL MUIZ

Dalam sambutannya, Nurmiati mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya atas kepercayaan yang diberikan kepadanya sebagai bunda Genre Kota Banda Aceh. “Ini merupakan kebanggaan bagi saya atas kepercayaan yang diberikan kepada saya sebagai bunda Genre,” katanya.

Ia juga mengatakan, sebagai bunda Genre ia memiliki harapan yang sama dengan bunda-bunda lainnya, dimana generasi muda harus memiliki rencana kehidupan yang matang, selain itu genre juga harus dapat menjadi contoh yang baik bagi generasi muda lainnya dalam perencanaan keluarga yang baik. “Sepertinya halnya bunda genre lainnya, saya berharap kalian dapat menjadi contoh yang baik bagi generasi muda lainnya,” ujarnya.

Selanjutnya, Nurmiati juga meminta agar forum genre ini bisa menjadi corong Pemerintah Kota Banda Aceh dalam bidang kesehatan, bahaya narkoba dan pengaruh seks bebas. “Selain dilarang oleh agama hal tersebut juga memiliki dampak buruk bagi kehidupan, khususnya bagi generasi kedepan, usia pernikahan yang terlalu mudah dan narkoba dapat mempengaruhi tumbuh kembang balita, dan kita tidak ingin hal tersebut terjadi di Kota Banda Aceh yang saat ini sedang berupaya menjadi kota zero stunting,” terangnya.

Menurut Nurmiati, forum Genre memiliki tugas yang berat, oleh karena itu, forum genre harus memiliki program yang jelas dalam bidang kesehatan reproduksi, Genre juga harus bisa memotivasi generasi muda lainnya untuk memiliki gaya hidup yang sehat. “Bekerja lah dengan sungguh-sungguh, karena forum ini memiliki tugas yang berat, tidak hanya sebagai contoh saja, tapi anak muda yang tergabung di forum ini harus bisa memotivasi orang lain untuk lebih memahami akan pentingnya sebuah rencana dalam berkeluarga,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Banda Aceh, Cut Azharida, SH, mengatakan, peran GenRe sangat dibutuhkan dalam rangka menjawab program nasional saat ini yakni penurunan stunting, maka dari itu forum GenRe sebagai perpanjangan tangan dari pemerintah untuk mensosialisasikan tentang kesehatan reproduksi, penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja dan stunting kepada teman-teman sebaya yang ada di SMP, SMA dan Perguruan Tinggi. “Kita ingin forum ini benar-benar mampu menjadi perwakilan Pemerintah Kota Banda Aceh dalam mengatasi kesehatan reproduksi dikalangan anak muda,” katanya.

Ia menjelaskan, forum GenRe ini sudah di bentuk pada bulan April tetapi baru sekarang bisa laksanakan kegiatan ini karena sebelumnya kota banda aceh masih berada dalam level 4. “Alhamdulillah sekarang Kota Banda Aceh sudah level 1, maka kegiatan pengukuhan Forum GenRe dapat kita laksanakan sekarang,” ujarnya.

Cut Azharida menyebutkan, forum GenRe Kota Banda Aceh Periode 2021-2023 terdiri dari remaja dari 9 kecamatan yang berjumlah 32 orang. Ia berharap dengan dikukuhkannya Forum GenRe Kota Banda Aceh nantinya akan membawa perubahan yang positif dan signifikan yang langsung menyentuh perkembangan remaja untuk mewujudkan remaja gemilang dalam bingkai syariah di Kota Banda Aceh. “Semoga forum ini mampu memberikan perubahan yang sesuai harapan untuk menjadi Kota Banda Aceh yang Gemilang,” pungkas Cut Azharida. (Muiz/Cek Man)

SHARE :
 
Top