Reportase 

Ainun Yusreda 



Aceh Tamiang adalah kabupaten yang ada di provinsi Aceh yang berbatasan dengan Sumatra. Aceh Tamiang terkenal dengan wisata nya yang indah yang berpadu dengan budaya dan kearifan lokal yang sangat menabjukan. Meskipun jalan menuju wisata tersebut tergolong jauh tak membuat para wisatawan menyesal karena setelah itu mereka dapat melihat pemandangan yang menyejukkan mata dan menenangkan  fikiran kalau bahasa anak muda jaman sekarang mereka menyebutnya sebagai tempat healing. Bagaimana tidak, setelah penat karena setiap hari melakukan aktifitas baik itu pekerjaan, belajar serta kegiatan sehari-hari yang membuat fikiran stress pastinya healing adalah solusi yang bagus. 

Wisata di tamiang sangat banyak dari mulai Kuala Paret, Pantai Kuala Ketapang, Bukit Kerang, Pemandian Air Panas di Desa Kaloy, Pemandian Gunung Pandan, Air Terjun 7 Tingkat, Istana Karang, Istana Benua Raja, Air Terjun Sangka Pane, Pantai Balai, Air Terjun Kembar, Gua Walet, Tangsar Alur Biak, Gua Pintu Kuari, Wisata Lapangan Golf, Pantai Busung Ciung, Pantai Pulau Rukui, Pemandian Sungai Rengas, dan masih banyak lagi wisata-wisata yang dapat kamu kunjungi pada saat liburan untuk menghilangkan stress. 

Sektor pariwisata sekarang telah menjadi andalan untuk pergerakan ekonomi di pedesaan. Pariwisata ini dapat meningkatkan perekonomian di Desa dan dapat menciptakan lapangan pekerjaan. Manfaat dari wisata ini adalah bisa mengurangi angka pengangguran dan mengikis angka kemiskinan serta dapat memperkenalkan budaya setempat kepada para wisawatan yang berkunjung. Objek dari wisata sendiri sangat banyak bukan hanya Air Terjun, Pegunungan, Bangunan Kuno tetapi juga ada taman buah, taman bunga, perkebunan sayur-sayuran dan masih banyak lagi. 

Di Tamiang Hulu sekarang masyarakatnya sedang gencar-gencarnya membuka wisata kebun jeruk di setiap desa masing-masing desa bersaing untuk meningkatkan kualitas buah dan juga pelayanan kepada pengunjung. Di Desa Rongoh ada dua wisata kebun jeruk yang sedang marak-maraknya dikunjungi oleh wisatawan karena selain tempatnya yang indah harga murah serta kualitas jeruknya bagus. Wisata kebun jeruk ini sangat dekat dengan sungai yang indah, airnya jernih bahkan kita bisa melihat ikan-ikan kecil berenang di bawahnya, bebatuan yang indah, pepohonan yang rimbun dan rindang menyejukkan mata memandangnya. 

Letak kebun jeruk ini ada di ujung kampung Rongoh meskipun letaknya jauh dari kota namun selama perjalanan kita akan di suguhkan dengan pemandangan yang sangat indah sebelum kita sampai di kebun jeruk ini kita akan melewati sungai yang sangat jernih airnya deras bahkan suaranya terdengar indah di telinga, pemandangan bukit berbaris yang indah juga menemani kita selama perjalanan, pepohonan di kanan kiri yang masih asri dan terawat yang membuat perjalanan terasa sejuk. Apalagi pada saat musim durian tiba selain bisa mengunjungi kebun jeruk kita juga bisa mengunjungi kebun durian. Pasti ini akan menjadi perjalanan yang menyenangkan dan bisa menjadi tempat healing yang tepat. 

Sebenarnya awalnya pemilik kebun tidak ingin menjadikan kebunya ini tempat wisata namun setelah melihat begitu banyak orang yang berminat untuk masuk kedalam kebun tersebut ia akhirnya menjadikan kebunnya tempat wisata. Menurut Bu Wasikem (pemilik kebun) setelah ia menjadikan kebunya tempat wisata omset yang ia terima meningkat setiap harinya karena pada saat jeruk belum siap panen tetap banyak pengunjung yang datang untuk hanya sekedar berfoto dan untuk sekedar menikmati suasana pedesaan yang asri.


Meskipun letaknya cukup jauh dari perkotaan namun pengunjung yang datang kebanyakan adalah orang-orang yang datang dari kota karena merindukan suasana pedesaan yang jauh dari polusi. Apabila kita telah masuk di kampung Rongoh kita akan disuguhkan dengan jalan yang kanan kirinya adalah pepohonan yang rimbun setelah melewati sungai yang indah kita hanya mendengar suara kicauan burung yang saling sahut menyahut, suara air sungai yang deras, serta angin yang masih segar untuk dihirup tanpa ada polusi udara. 

Hal tersebutlah yang membuat para wisatawan sangat antusias untuk mengunjungi kebun jeruk tersebut. Apalagi untuk anak-anak muda yang hobi selfi tempat ini sangat cocok di kunjungi untuk menambah koleksi poto. Selain bisa melihat kebun jeruk kita juga bisa menikmati pemandangan sekaligus bisa merasakan sensasi memetik sendiri buah jeruk dan memakanya langsung di kebun wah membayangkannya saja sudah menyenangkan. Untuk masuk ke kebun jeruk ini kita hanya perlu mengeluarkan uang sebesar Rp 10.000,00 saja setelah itu kita bisa memetik dan memakan buah jeruk di kebun tersebut. 

Tapi hanya boleh di makan di area kebun saja tidak boleh di bawa pulang dan sewaktu masuk kita tidak di ijinkan untuk membawa tas maupun kantong plastik. Namun apabila pengunjung ingin membawa pulang buah jeruk tersebut pengunjung bisa melapor kepada penjaga kebun dan nantinya akan di berikan kantong plastik dan akan di petikkan jeruknya sesuai dengan keinginan pengunjung ingin membeli berapa kilo. Biasanya per kilonya bisa sampai Rp 15.000,00 – Rp 20.000,00 teergantung dari kualitas jeruk tersebut semakin baik kualitasnya maka semakin mahal pastinya.

Namun dengan harga seperti itu saya rasa tidak mahal karena selain dapat memakan jeruk yang masih segar pengunjung juga bisa menenangkan fikiran dengan pemandangan sungai dan hutan yang sangat asri. Pemandangan yang sudah cukup jarang kita lihat di perkotaan karena sudah di penuhi dengan gedung-gedung tinggi. Inilah yang menjadi daya tarik dari kebun jeruk ini. Selain memiliki wisata kebun jeruk yang indah desa Rongoh ini juga memiliki berbagai tempat wisata yang belum di ketahui oleh banyak orang.

Seperti Wisata Sungai Wakri sungai ini sangat indah mirip dengan wisata Tangkahan di Sumatra Utara tebing yang indah dan batu-batu yang berhamparan menambah daya tarik sungai ini. Ciri khas dari sungai ini juga terletak pada sebuah batu besar yang pipih yang berada di dasar sungai. Airnya yang jernih serta pemandangan yang indah juga menjadi daya tariknya. Bahkan sebelum kita memasuki sungai ini kita akan melewati kebun jeruk dan juga kebun asam gelugur. 

Selain sungai wakri juga ada Air Terjun Seribu yang sekarang cukup Viral di kalangan remaja milenial bahkan setiap hari libur sedikitnya sekitar 200 an pengunjung yang datang untuk mengunjungi wisata terjun 1000 ini. Karena banyaknya tempat wisata yang indah, perkebunan yang subur dan sungai yang bersih desa Rongoh sekarang sudah banyak di kenal di luar daerah karena alamnya yang indah. Yang mana hal ini tidak terlepas dari Para pemuda dan juga tokoh-tokoh masyarakat yang dengan kompaknya membangun dan mengembangakan potensi sumber daya alam mereka merawat nya sehingga bisa menjadi tempat wisata dan menjadi sumber pendapatan bagi desa tersebut. 

 Ainun Yusreda merupakan Mahasiswa Perbankan Syariah IAIN Langsa

SHARE :
 
Top