CUT NYAK MEUTIA WANITA GAGAH

DARI SERAMBI MEKKAH

Karya Hamdani Mulya

 

Cut Nyak Meutia wanita anggun berhati baja

Kala tabuh genderang perang berbunyi

Engkau pun berlari menuju medan juang

bersama nyala berapi-api

membakar semangat jihad fisabilillah

 

Belanda gentar menghadapinya

ketika rencong engkau cabut dari sarungnya

Engkau dengungkan kemerdekaan di jagad nusantara

musuh pun tersungkur bersama desah suara rencong

yang memporak-poranda serdadu Belanda

 

Cut Nyak Meutia wanita gagah dari Serambi Mekkah

rela tubuh berkalang tanah demi kemerdekaan bangsanya

wangian peluh keringatmu laksana bau kasturi semerbak harum dari surga

Cut Nyak Meutia syahidah dari tanah rencong, Aceh

teladan wanita anggun berjiwa baja

telah gugur kala Aceh ditiup badai demi kemerdekaan bangsa

 

Lhokseumawe, 8 April 2019

 

WANITA DARI NEGERI PASAI

Karya Hamdani Mulya

 

Cut Nyak Meutia

Wanita dari negeri pasai

Anggun parasnya

Jelita isi kalbunya

Sukmanya penuh tertanam mutiara iman

Kokoh akidah Islamnya

 

Ialah Cut Nyak Meutia

Bermain ia tak suka

Tugasnya membela bangsa

Denyut nadinya mengalir darah syuhada

 

Ialah Cut Nyak Meutia

Wanita gagah

dari Serambi Mekkah

Menaklukkan serdadu Belanda

 

Tak ada sebuah novel pun

Mampu gambarkan keberanian wanita Aceh

Bahkan kehebatannya melebihi kaum lelaki

 

Ialah wanita suci

Yang lahir dari ibu pemberani

Sebuah bukti

Ia adalah wanita berbakti

 

Lhokseumawe, 18 September 2021

 

SULTAN ISKANDAR MUDA

Karya Hamdani Mulya

 

Sultan Iskandar Muda

Ketika Aceh berjaya

di istanamu bertabur permata

di penuhi para ulama

Cendekiawan dan cerdik pandai

pun bertabur laksana mutiara

 

Iskandar Muda adalah raja yang adil

di negeri makmur

di kala petani menanam padi

di tanah yang subur

di bukit pun bertabur cengkeh

Pala dan lada pun ditanam

Dengan hasil alam yang megah karunia Allah

 

Sultan Iskandar Muda

Lelaki gagah penuh wibawa

Mencintai rakyat disayang rakyat

di negeri kaya berjulukan Serambi Mekkah

Suatu sejarah menjadi kenangan bangsa

 

Lhokseumawe, 29 April 2013

 

 Profil Penulis : Hamdani Mulya adalah nama pena dari Hamdani, S.Pd. Lahir di desa Paya Bili, Kec. Meurah Mulia, Kab. Aceh Utara pada 10 Mai 1979. Hamdani adalah penulis buku Cerdas  Berbahasa Indonesia yang diterbitkan oleh Unimal Press Lhokseumawe tahun 2011, penulis buku Bahasa Nenek Moyang Indatu Ureueng Aceh yang diterbitkan oleh Afkaribook Banda Aceh tahun 2017 dan novel Pengantin Surga (Magzha Pustaka Yogyakarta, 2018).  

SHARE :
 
Top