LAMURIONLINE.COM I ACEH - Anggota DPR Aceh meminta dan mengharapkan agar masjid-masjid yang ada di Aceh dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada jamaah karena ada beberapa masjid yang ada di Aceh belum memaksimalkan program pelayanan jamaah.

Hal tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi I DPRA, Tgk H Irawan Abdullah, S.Ag saat menutup acara sekaligus menjadi pemateri pada kegiatan Bimbingan Teknis Ekonomi Berbasis Masjid di Wilayah Banda Aceh, Aceh Besar dan Sabang yang dilaksanakan oleh Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh di Diana Hotel, Sabtu (12/11).

“Tujuan kita adakan BIMTEK untuk BKM ini adalah agar Masjid tidak hanya tempat pelaksanakan ibadah shalat saja, Tetapi juga sebagai tempat yang menghasilkan ekonomi dan melayani ummat yang bermanfaat untuk masyarakat sekitar” kata yang sering disapa Ust Irawan Abdullah.

Ia mencontohkan ketika mudik liburan lebaran misalnya, masjid itu sebagai tempat alternatif para pemudik untuk istirahat dan disediakan kamar dan air minum secara gratis dimasjid. Terutama bagi pemudik yang ekonomi nya menengah ke bawah. 

“Mungkin bagi orang kaya dia tidak akan memilih masjid sebagai tempat istirahat, karena ada kemampuan ekonomi, tapi bagaimana dengan masyarakat kita yang kemampuan nya sangat terbatas, inilah pentingnya masjid menjadi pelayan bagi musafir.

"Walaupun tidak semua masjid mampu untuk melakukan program ini, minimal dalam paradigma pengurus masjid hal itu bisa dilakukan, hal ini perlu proses menyakinkan imeum syiek dan seluruh pengurus bahwa masjid tidak hanya fokus pada pogram Ibadah mahdhah,  melainkan membuat program2 dan kegiatan yang mengajak orang untuk memakmurkan masjid” kata Wakil Ketuan DMI Aceh Ust Irawan Abdullah.

Anggota DPR Aceh Dapil Aceh Besar, Banda Aceh dan Sabang itu menambahkan dirinya menginginkan masjid juga memperhatikan pelayanan kepada kawula muda dan anak anak diantaranya dengan menyediakan jasa Wifi, kalau perlu ada alakadar Makanan dan Minuman Self service  di Masjid. 

“Itu haruslah menjadi perhatian kita semua, ketika anak anak muda nongkrong di halaman masjid maka ketika tiba waktu shalat maka mereka akan lebih mudah untuk shalat berjamaah dimasjid. Berbeda halnya jika mereka duduk di warkop yang jauh dari masjid, tidak ada ajakan untuk shalat dimasjid ketika azan berkumandang. Ini salah satu bentuk pelayanan. Harapannya seusai mengikuti pembinaan BIMTEK ini, BKM akan mampu menjadikan dan menghadirkan masjid yang maksimal dalam pelayanan kepada seluruh jamaah” ungkap Ust Irawan Abdullah yang juga wakil F-PKS DPR Aceh.


Sementara itu Kadis Syariat Islam Aceh, Dr. EMK Alidar, S. Ag., M. Hum mengapresiasi program dari Tgk Irawan ini dan mengharapkan bisa bekerjasama lagi ditahun tahun yang akan datang sambil berharap ada satu masjid percontohan di Aceh yang unggul dalam pelayanan jamaah. 

"Kalau pengurus masjid berjiwa kaya maka dia akan mengurus dan melayani jamaah masjid dengan baik karena dia tidak punya kepentingan pribadi. Saya khawatir ada jamaah yang tidak mau ke masjid karena tidak nyaman atau pengurus masjid nya malas senyum. Oleh karena itu kita punya 23 Masjid agung, Masjid Besar di kecamatan, ada masjid jamik, ada masjid gampong mana masjid yang terbaik dari segi pelayanannya kepada jamaah kita akan berikan penghargaan dan apresiasi, nanti nya masjid terbaik ini menjadi masjid percontohan dan study banding untuk masjid2 yang lainnya ". Ungkapnya.

Selain itu Ketua Panitia yang juga Kabid PAI dan Tenaga Da'i, Dr. Fikri Sulaiman Ismail, Lc. MA dalam laporannya mengatakan peserta yang mengikuti kegiatan itu berjumlah 135 orang yang terbagi dalam 3 (tiga) angkatan. Angkatan I berasal dari BKM (Badan Kemakmuran Mesjid) Kota Banda Aceh, Angkatan II dari BKM Kota Sabang dan terakhir Angkatan III dari Kabupaten Aceh Besar.

Waktu kegiatan di masing-masing angkatan selama 5 hari. Yaitu angkatan I mulai tanggal 31 Oktober sd 04 November, angkatan II pada 04 sd 08 November dan angkatan III pada 08 sd 12 November 2022.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Tgk H. Irawan Abdullah, Dewan Masjid Indonesia Prov Aceh dan seluruh panitia yang telah bekerja maksimal sampai terlaksananya kegiatan ini serta juga kepada pihak terkait lainnya,” pungkas Fikri Sulaiman.

Adapun pemateri yang mengisi kegiatan tersebut diantara nya Dr. EMK Alidar, S. Ag., M. Hum (Kepala DSI Aceh), Muhibuthibri, S. Ag (Sekretaris DSI Aceh) ,Tgk. H. Irawan Abdullah, S.Ag (Komisi I DPRA), Dr. Fikri Sulaiman, Lc. MA (Kabid PAI dan Tenaga Ahli), Zulkifli M. Ali (Kabid), Ustaz Irhamullah ElMas’udy, MA (WaSekjen DMI Aceh), Tgk. Shafwan Bendadeh, Sayed Muhammad Husein, Dr. A. Gani Isa (Baitul Mal Aceh), Jurnalis J Hius, ST. MBA (Ahli IT), Rizal Aiyub (Pengusaha Muda), Ust. Akmal Iman (Pengusaha Travel), Ust. Amrul Amin(Motivator) dan beberapa pemateri lainnya. (murdani/rel)

SHARE :

0 facebook:

Post a Comment

 
Top