lamurionline.com -- Banda Aceh -- Dekan FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Selasa (27 November 2023) menggelar kegiatan workshop Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) Semester Ganjil Tahun Akademik 2023/2024. Kegiatan tersebut dibuka oleh Dekan FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh yang diwakili oleh Samsul Kamal, M.Pd selaku Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh Ka.Prodi, Sekretaris Prodi, dan seluruh operator Prodi (operator Fakultas dan Universitas) yang berlangsung di Aula FTK Lt.02 Gedung B FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Kita semua memiliki tanggung jawab bersama untuk memastikan bahwa data yang kita laporkan melalui PDDikti adalah akurat, terpercaya, dan mampu mencerminkan prestasi serta perkembangan pendidikan tinggi di Indonesia. PDDikti bukan sekadar alat administratif belaka, tetapi mencerminkan sisi kemajuan dan komitmen FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh dalam memberikan jasa dan layanan pendidikan yang berkualitas. Melalui kegiatan ini, diharapkan para Ka.Prodi, Sektaris Prodi, dan operator dapat saling bertukar informasi terkini, memahami perubahan regulasi terkait, dan meningkatkan keterampilan dalam melakukan pelaporan data PDDikti secara kontinue sesuai periode yang telah ditetapkan, ungkap Samsul Kamal dalam sambutannya.

Untuk menyukseskan kegiatan workshop tersebut, FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh mengundang dua orang narasumber potensial, masing-masing Imam Sujarwo., A.Md., S.Kom dari Universitas Krisnadwipayana Jakarta dan Agussalim, S.Pd., M.Pd, Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. 

Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) merupakan kumpulan data penyelenggaraan pendidikan tinggi seluruh perguruan tinggi yang terintegrasi secara nasional, serta menjadi salah satu instrument pelaksanaan penjaminan mutu sebagaimana tertuang dalam pasal 56 ayat 1 dan 2 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. 


Mengingat pentingnya PDDikti, setiap penyelenggara perguruan tinggi wajib menyampaikan data dan informasi penyelenggaraan perguruan tinggi serta memastikan kebenaran dan ketepatannya. Untuk memfasilitasi pelaporan tersebut, pada tahun 2015 dibuatlah sebuah aplikasi PDDikti Feeder, sebuah aplikasi yang menjembatani Perguruan Tinggi dengan PDDikti dalam hal pelaporan penyelenggaraan perguruan tinggi. Semenjak tahun 2022, PDDikti Feeder berubah menjadi PDDikti Neo Feeder dan akan terus berevolusi seiring dengan perkembangan zaman, ungkap Imam Sujarwo dalam sesi penyampaian materi workshop.

Sub Koordinator Bidang Akademik FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Muhazar, S.Ag., MA dalam materinya juga menyampaikan tentang pentingnya penyajian data penyelenggaraan pendidikan tinggi, jika tidak disajikan dengan baik, perguruan tinggi dalam hal ini FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh tidak dapat melahirkan lulusan yang dibutuhkan industri. “Ketika data tidak disajikan dengan baik keluarlah kata-kata perguruan tinggi tidak bisa melahirkan lulusan yang diperlukan oleh industri, karena angka pengangguran terdidik sangat tinggi,” ungkapnya yang disambut applus dari seluruh peserta workshop.

Kegiatan workshop tersebut, seluruh peserta dibekali wawasan dan informasi tentang materi troubleshooting neo feeder dan webservice dan beberapa permasalahan yang muncul dalam melakukan input dan upload data dalam sistem pelaporan, baik dalam pelaporan data progres studi mahasiswa dan verval ijazah. Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan foto bersama dengan seluruh peserta workshop. (Cek Man/ZK)

SHARE :

0 facebook:

Post a Comment

 
Top