lamurionline.com -- Banda Aceh – Pengurus Wilayah (PW) Al Jam'iyatul Washliyah Aceh menggelar pengajian bulanan bagi pemuda dan mahasiswa di Bale Al Washliyah, kawasan Lamdingin, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh. Rabu, (10/05/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Muhsin, S.Pd.I., M.Pd.I., sebagai pemateri utama.
Dalam paparannya, Muhsin mengajak Al Washliyah sebagai organisasi Islam besar yang lahir sebelum kemerdekaan Republik Indonesia untuk turut memberikan kontribusi dan dukungan terhadap pengembangan dayah di Aceh.
Menurutnya, saat ini terdapat sekitar 1.826 dayah yang tersebar di seluruh Aceh dengan beragam sistem dan pola pendidikan. Karena itu, peran organisasi kemasyarakatan sangat dibutuhkan untuk memperkuat eksistensi dayah sekaligus menjadi penyeimbang di tengah masyarakat yang semakin plural.
“Al Washliyah merupakan organisasi yang memiliki sejarah panjang dalam dunia pendidikan dan dakwah. Kami berharap Al Washliyah dapat ikut mendukung penguatan dayah sehingga mampu terus berkontribusi bagi pembinaan umat dan pembangunan daerah,” ujar Muhsin.
Pengurus Al Washliyah yang juga berasal dari Kabupaten Aceh Utara tersebut menjelaskan bahwa Pemerintah Aceh setiap tahunnya mengalokasikan anggaran lebih dari Rp300 miliar untuk mendukung pengembangan dayah. Namun demikian, ia berharap ke depan dayah dapat semakin mandiri dan tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah.
“Ke depan kita ingin melihat dayah yang lebih kuat dan mandiri, baik dari sisi pendidikan, ekonomi, maupun pengelolaan kelembagaan,” tambahnya.
Muhsin juga menegaskan bahwa Dinas Pendidikan Dayah Aceh akan terus menjalin sinergi dengan berbagai organisasi sosial kemasyarakatan (ormas) guna memperkuat peran dayah sebagai perekat persatuan dan keharmonisan masyarakat Aceh.
Kegiatan pengajian bulanan tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris PW Al Washliyah Aceh, Dr. H. Akhyar, S.Ag., M.Ag. Dalam sambutannya, Akhyar menjelaskan bahwa pengajian rutin ini menjadi wadah silaturahmi antar pengurus sekaligus forum bertukar pikiran demi menjaga kesinambungan dan estafet kepemimpinan organisasi.
Ia juga menyampaikan bahwa Al Washliyah Aceh saat ini sedang membangun Markaz Dakwah Al Washliyah yang proses pembangunannya telah memasuki tahap akhir atau finishing.
“Kami berharap Markaz Dakwah ini segera dapat difungsikan sehingga manfaat keberadaan Al Washliyah semakin dirasakan oleh masyarakat luas,” kata Akhyar.
Sementara itu, Wakil Ketua PW Al Washliyah Aceh, Qamaruzzaman Haqny, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Plt. Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh yang telah berkenan hadir dan memberikan materi yang inspiratif kepada para peserta.
“Materi yang disampaikan sangat bermanfaat dan diharapkan dapat menjadi pemantik semangat bagi kader-kader muda Al Washliyah dalam melanjutkan perjuangan organisasi di masa mendatang,” ujarnya.
Koordinator Pengajian, Ustaz Basri MY yang didampingi Ustaz Edy, mengungkapkan bahwa pengajian bulanan berikutnya akan dilaksanakan pada Rabu, 24 Juni 2026. Kegiatan tersebut direncanakan menghadirkan Letkol Muhsin dari Kodim Banda Aceh sebagai narasumber.
Seluruh peserta yang hadir mengaku memperoleh banyak wawasan dan pencerahan dari materi yang disampaikan Plt. Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, terutama terkait pentingnya kolaborasi antara dayah, pemerintah, dan organisasi kemasyarakatan dalam membangun peradaban Islam yang kuat dan berkelanjutan di Aceh.(*)


0 facebook:
Post a Comment