lamurionline.com -- Aceh Tengah -- Parade Puisi Mancanegara salah acara dalam Pertemuan Penyair Nusantara PPN XIV Aceh di Bur Telege Aceh Tengah, Rabu 24 Juni 2026. Menampilkan penyair dari Malaysia, Brunei Darussalam dan Indonesia yang diiringi musik teganing Sanggar oloh guwel.

Ansar Salihin tampil baca puisi dalam parade puisi tersebut mewakili Indonesia sekaligus mewakili penyair Aceh. Ia membaca puisi Duka Luka Sumatera, mengenang bencana alam banjir Sumatera salah satunya terjadi di Aceh. Juga mengkritisi perlindungan lingkungan hidup. 


Ansar Salihin saat ini berprofesi guru Seni Budaya MAN 1 Aceh Besar. Ia juga aktif menulis dan membina literasi di madrasah. Alumni Pengkajian dan Penciptaan Seni Pascasarjana ISI Padang Panjang.

Berikut puisi yang dibacakan dalam acara tersebut:

Link Video Penampilan: https://youtu.be/Sn68PoYmy6s?si=rlVsz0ivAPcEV2nr


DUKA LUKA SUMATERA


Karya: Ansar Salihin


Air datang tanpa salam

membawa tubuh kehilangan nama

malam berubah jadi jerit panjang

di antara arus, lumpur, dan kayu hanyut

Gunung rebah perlahan

akar tercerabut dari doa-doa hutan

sungai meluapkan amarah

Tanah kehilangan pelukan

bukit-bukit retak menahan tangis

rumah-rumah hanyut bersama kenangan

Jembatan runtuh seperti harapan

ibu memanggil anaknya di tengah hujan

ayah memandang kosong sisa halaman

sementara langit hanya menurunkan duka

Sumatera menangis dalam diam

manusia terlalu lama mengubah rakus jadi kebiasaan

Kini sajak tak cukup jadi kata

menanam kembali yang hilang

menjaga hutan sebelum benar-benar tenggelam

Luka bumi luka kemanusiaan

setiap tangis alam

sedang memanggil pulang


Banda Aceh, 2026

SHARE :

0 facebook:

 
Top