LAMURIONLINE.COM | ACEH - Kepengurusan Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia Aceh (DPW AGPAII ACEH) Periode 2026-2031 resmi dilantik oleh Ketua DPP AGPAII, Drs. H. Endang Zaenal, M.Ag dalam sebuah prosesi berlangsung di Aula Kantor Cabang Dinas Pendidikan Aceh Besar, Jum'at (28/8/2026)
Ahlul Fikri, S.Pd, M. Pd sebagai Ketua Umum DPW AGPAII ACEH untuk masa bakti 2026-2031
Prosesi acara pelantikan berlangsung khidmat yang diawali dengan zikir bersama yang dipimpin oleh ustadz Zul Arafah, pimpinan Majelis Zikir Arafah. Dalam tausiyahnya ustadz Zul Arafah menjelaskan pentingnya istighfar, taubat sebelum datangnya kematian, membiasakan berdoa selalu kepada Allah SWT agar Aceh jauh dari bencana, generasi muda Aceh jauh dari pengaruh Narkoba, dan mensyukuri segala nikmat yang diberikan oleh Allah SWT.
Selanjutnya pembacaan keputusan, penyerahan amanah kepada pengurus baru DPW AGPAII ACEH Periode 2026-2031.
Momen tersebut menjadi langkah awal bagi kepengurusan baru dalam menjalankan berbagai program yang berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan dan mengadvokasi GPAI dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik di sekolah, serta kesejahteraan guru PAI di semua jenjang pendidikan.
Ketua Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (DPP AGPAII), Drs. H. Endang Zaenal, M.Ag dalam sambutannya menjelaskan pentingnya peran strategis pengurus baru dalam mengayomi para pendidik, meningkatkan kompetensi, kesejahteraan, serta mengadvokasi guru PAI yang bertugas di sekolah."Guru PAI harus responsif terhadap dinamika zaman, dan hadir sebagai teladan serta penyejuk di lingkungan sekolah " tambah Zaenal.
Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, S.Pd, M.SP yang mewakili wakil Gubernur Aceh dalam pengarahannya menjelaskan pentingnya logika dalam mendalami pembelajaran PAI pada anak didik yang tujuannya adalah supaya peserta didik memahami ajaran Islam secara sempurna. "Islam pernah jaya pada abad pertengahan dan penyiaran agama Islam juga dibawa oleh para pedagang yang ekonominya kuat, Islam masuk ke Indonesia juga dengan berbagai strategi dakwah yang dilakukan oleh para ulama/mubaligh diantaranya melalui seni Rapai, meurukon, dalail, barzanji, hikayat, gamelan, wayang. Siswa di sekolah harus ditanamkan nilai-nilai solidaritas sesama muslim, juga jangan ada kekerasan di sekolah," lanjut Kadisdik Aceh.
Sambutan mewakili Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh disampaikan oleh Kabid PAI, DR. AIDA Rina Elisiva. Kabid PAI Kanwil Kemenag Aceh menyampaikan bahwa Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh terus berkolaborasi dengan semua pihak untuk menjawab tantangan dan keresahan masyarakat yang selama ini terjadi perilaku yang menyimpang dari Syari'at Islam. Juga disampaikan bahwa selama ini kolaborasi antara kementerian agama provinsi Aceh dengan DPW AGPAII ACEH terjalin dengan erat dan bersinergi dalam memajukan pendidikan di provinsi Aceh.
Menurut ketua pelaksana Kegiatan Pelantikan dan Rakerwil DPW AGPAII ACEH, Mahdani, S.Pd, M.Pd, dalam rangka kegiatan pelantikan pengurus DPW AGPAII ACEH Periode 2026-2031 dan rakerwil juga dilaksanakan kegiatan Pelatihan Trauma Healing bagi guru PAI yang pematerinya adalah DR. Islahuddin (Ketua Prodi S3 PAI UIN Ar-Raniry), Pelatihan TOT Road To Kongres Sebagai Persiapan Menuju Kongres AGPAII.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua DPP AGPAII, Sekjen DPP AGPAII, Bendahara umum DPP AGPAII, Kepala Pendidikan Aceh, Kabid PAI Kanwil Kemenag Provinsi Aceh, Organisasi Profesi Pendidikan, pengurus DPW AGPAII ACEH, serta GPAI dari berbagai daerah.
Kegiatan Guru Pendidikan Agama Islam ini juga dimeriahkan oleh penampilan tari Ranup lampuan dari sanggar SD Negeri 22 Banda Aceh, dan Penampilan Rapai Geleng dari Sanggar Al Funun SMAS Inshafuddin Banda Aceh. (Jufri)


0 facebook:
Post a Comment