Adv

Adv

Lamurionline.com--BANDA ACEH - Seorang Warga Lambaroe Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar, Fajri (24), pagi tadi mendatangi ke Markas Polisi Sektor (Mapolsek) Ingin Jaya dengan membawa sebuah bom. 

Bom yang diduga peninggalan perang dunia kedua tersebut ditemukan dipekarangan rumahnya dan sempat mengegerkan anggota kepolisian di Mapolsek ketika hendak diserahkan.

"Bagaiman tidak heboh, dia (Fajri) mengantar sendiri bom itu ke Mapolsek dengan memeluknya, seperti bawa papaya. Padahal itu (bom), yang kami duga itu juga masih aktif," Kapolsek Ingin Jaya AKP Ibrahim Prades kepada wartawan, Sabtu (31/8) pagi.

Bom itu, Kapolsek menjelaskan, ditemukan Sabtu pagi sekira pukul 09.30 Wib, di belakang sebuah doorsmeer oleh Fajri, saat membersihkan pekarangan rumahnya. Menurut Ibrahim, sebelumnya beberapa personil telah dikerahkan ke lokasi temuan bom, namun bom telah lebih dulu dibawa Fajri ke Mapolsek Ingin Jaya. 

"Lihat gelagat dia, petugas sempat ketakutan juga. Memang ada-ada saja orang Aceh bawa bom seperti bawa kates (pepaya)," ujar Ibrahim Prades.

Setelah diantar ke Mapolsek, Ibrahim menambahkan, bom dengan ukuran 30 x 15 centimeter itu lalu diletakkan di perkarangan dan ditutup dengan meja agar tidak panas. Ia menduga bom terseut merupakan sisa peninggalan perang dunia ke dua ,dan disinyalir jenis bom yang dilemparkan mengunakan pesawat tempur.

"Di sini sering ditemukan, sebelumnya warga yang tengah membuat pondasi rumah juga menemukan bom," katanya.

Ibrahim menggaku, tidak mengetahui daya ledak bom tersebut. Pasca penemuan, ia telah menghubungi tim penjinak bom Polda Aceh agar segera mengambilnya. Hingga pukul 13.00 WIB, bom masih berada di depan Mapolsek, namun karena tim penjinak bom tak kunjung tiba, bom tersebut dipindah ke belakang Mapolsek.

"Kami menghimbau kepada warga agar melaporkan temuan bom ke Polsek atau Polres terdekat. Jangan mengambil tindakan apapun sebelum petugas dating, karena sangat berbahaya. Dulu pernah ditemukan bom sisa konflik yang meledak hingga menelan korban jiwa. Jadi kami minta ini tidak terulang," imbuh Kapolsek.(Reza Gunawan) http://acehonline.info
SHARE :
 
Top