ads1

Lamurionline.com--Bener Meriah – Guru Kelas (PNS) untuk tingkat Sekolah Dasar yang tersedia di Kabupaten Bener Meriah sebanyak 585 orang dinyatakan masih kurang dari kebutuhannya sebanyak 762 orang, artinya kabupatenini masih membutuhkan Guru Kelas sebanyak 177 orang.
Sementara itu, untuk tingkat SMP dari total Guru SMP (PNS) tersedia sebanyak 512 orang sedangkan yang dibutuhkan hanya 449 orang, maka terjadi kelebihan Guru SMP sebanyak 63 orang. Akan tetapi bila dilihat per mata pelajaran, kelebihan guru sangat bervariasi. Kelebihan guru terbanyak adalah Guru IPA dan GuruPAI (Pendidikan Agama Islam).
Hal tersebut disampaikan oleh Tim Analisis Penataan dan Pemerataan Guru Kabupaten Bener Meriah di hadapan Wakil Bupati Bener Meriah Drs Rusli M Saleh dan stakeholder pendidikan saat Konsultasi Publik hari ini, Selasa (24/12/2013), di SMA Unggul Bener Meriah.
Wakil Bupati Bener Meriah menyatakan akan langsung bertindak berdasarkan hasil tersebut. ”Pemerataan guru akan segera kita realisasikan. Kami akan mengeluarkan Perbup yang kita harapkan akan selesai pada akhir Februari 2014,” jelas Rusli M Saleh.
Untuk menindaklanjuti hal tersebut, Wabup akan memerintahkan untuk dilakukan segera rapat korrdinasi. “SKPD terkait akan berkumpul kembali 3 Januari nanti untuk membicarakan tentang Perbup tersebut,” tegas Wabup.
Teuku Meldi, Communication Specialist USAID PRIORITAST, menerangkan tim yang difasilitasi oleh pihaknya yang telah bekerja hampir selama lima bulan untuk menyimpulkan isu strategis dalam penataan dan pemerataan guru di kabupaten tersebut, juga mengungkapkan terjadinya kekurangan guru kelas dan PAI serta kelebihan guru Penjas pada tingkat SD.
“Pada tingkat SMP kelebihan guru Mapel dan kekurangan guru TIK, Muatan Lokal, dan Sosbud. Secara keseluruhan kecukupan guru pada level sekolah tidak merata,” sebut Meldi.
Jika melihat distribusi berdasarkan kecamatan, lanjutnya, ada dua kecamatan kelebihan guru kelas, yaitu Kecamatan Bukit dan Kecamatan Wih Pesam. Kecamatan Bukit kelebihan Guru Kelas sebanyak 10 orang, dan Kecamatan Wih Pesam kelebihan Guru Kelas sebanyak 4 orang.
“Sedangkan kecamatan lainnya kekurangan Guru Kelas. Seperti di Kecamatan Pinto Rime Gayo dan Kecamatan Permata yang kekurangan guru kelas terbanyak, yaitu mencapai 56 dan 37 orang,” demikian Teuku Meldi. (sp)
SHARE :
 
Top