ads1

Lamurionline.com-- Siapa kira sampah yang selamaini terkesan bau busuk dan terbuang percuma, bisa dikelola dan menghasilkan uang yang cukup menggiurkan.

Seperti yang dilakukan oleh Yayasan Semai Karakter Bangsa, yang mengelola BankSampah Depok. Setiap bulan sampah yang dikumpulkan dari masyarakat di Depok bisa menghasilkan sedikitnya Rp100 juta setiap bulan.

Dana tersebut diperoleh setelah Bank Sampah Depok (BSD) mengelola sampah-sampah dari rumah tangga masyarakat di wilayah itu. Setelah melalui beberapa proses pengelolaan, kemudian dijual.

Saat ini, kata Isnarto, Pendiri BSD, setiap hari ada sekitar 900 ton sampah yang terkumpul dari 11 kecamatan di wilayah Depok.

Pemerintah Kota Depok, katanya, hanya mampu mengatasi kurang dari setengah dari volume sampah itu, dan sisanya masih terbuang secara sembarangan di banyak tempat seperti sungai, lahan kosong, dan jalan.

"Hal itu seharusnya tidak terjadi. Menurut UU No. 10 Tahun 2008 mengenai persampahan, kita sebagai penghasil sampah wajib mengolah sampah kita sendiri," ungkapnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, komunitas bank sampah di lingkungan Depok, berusaha untuk aktif mengedukasi dan menggerakkan masyarakat agar dapat mengolah sampahnya sendiri, sehingga tidak perlu dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA).

Untuk membantu masyarakat Depok menangani sampah, PT Shell Indonesia melalui program Shell Untuk Pelestarian Lingkungan (Supel), melakukan kerja sama dengan Yayasan Semai Karakter Bangsa.

Penandatanganan MoU kerja sama tersebut dilakukan Selasa (24/12/2013) oleh Iwan Salim dari Shell Indonesia, dan Isnarto di BSD Merdeka 1, Sukmajaya, Depok. Acara ini disaksikan oleh Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail, dan GM Retail Network Delivery East PT Shell Indonesia Wahyu Indrawanto.

Iwan Salim mengatakan kerja sama ini merupakan bagian dari komitmet Shell untuk memberikan manfaat atas kehadirannya di tengah masyarakat Depok, melalui program investasi sosialnya. Antara lain lewat program pemeliharaan lingkungan.

"Sampah merupakan salah satu masalah terberat yang dihadapi Kota Depok. Kami ingin membantu masyarakat menanggulanginya, seperti kami membantu masyarakat di sekitar lokasi kami," ungkapnya. Menurut dia, program bank sampah merupakan prakarsa nyata untuk mengelola sampah, sekaligus memberi nilai ekonomis pada kegiatan tersebut, yang langsung dapat dinikmati warga.[bisnis.com] Islamedia 

SHARE :
 
Top