Lamurionline.com--Etnis Rohingya, mereka yang terusir dari kampung halamannya. Akibat ditindas esktremis Buddha dan junta militer Myanmar, mengungsi menjadi pilihan.

 Sudah sewajarnya, ketika masyarakat Indonesia berbondong-bondong menyambutnya di bumi Aceh. Foto-foto ini menggambarkan kedekatan umat Islam dengan para pengungsi seagama itu.

Di antaranya, keakraban para relawan nasional maupun internasional, seperti lembaga kemanusiaan asal Turki, IHH. Tampak relawan IHH shalat Zhuhur berjamaah di mushalla pengungsi Kuala Langsa, Kota Langsa, Aceh.
Memang, kedekatan itu tak sebatas dalam serah-terima bantuan. Ada sisi lain yang para relawan akui sebagai satu kesatuan dengan pengungsi Rohingya.
“Kami bahagia meski tak saling mengerti bahasa masing-masing. Persaudaraan karena iman, menjadikan kita benar-benar tidak pernah bisa dipisahkan,” ujar Imam Nawawi, Humas Baitul Maal Hidayatullah (BMH) yang berada di Langsa, Selasa (09/06/2015).
Tak cuma relawan, bocah-bocah asli Aceh pun menjalin kedekatan dengan anak-anak Rohingya, seperti terlihat di Kuala Langsa.
Menurut Imam, kondisi anak-anak di pengungsian tampak bahagia. “(Mereka) memiliki harapan dan senantiasa menyadarkan kita akan pentingnya kekuatan iman demi kebaikan generasi masa depan,” lanjutnya.
Selain di Langsa, foto-foto juga diambil di pengungsian Kuala Cangkoi, Aceh Utara, sepanjang akhir Mei hingga Juni 2015. www.hidayatullah.com.*
Foto dan teks: Muh. Abdus Syakur/Hidayatullah.com, Imam Nawawi/BMH
SHARE :
 
Top