Loading...

KOTA JANTHO - Sejumlah tenaga kesehatan teladan di Kabupaten Aceh Besar menerima penghargaan dan hadiah dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) tahun 2016 di halaman Kantor Bupati Aceh Besar, Senin (14/11/2016).  Kegiatan HKN tersebut dipimpin Plt Sekdakab Aceh Besar Drs Iskandar MSi dan turut dihadiri para Staf Ahli Bupati, Asisten Setdakab, kepala SKPK, kepala Puskesmas, dan PNS jajaran Pemkab Aceh Besar.

            Kadis Kesehatan Aceh Besar, Anita SKM MKes menjelaskan, untuk kategori Poskesdes terbaik I diperoleh Nurul Hayati (Gampong Meunasah Mon Puskesmas Mesjid Raya), juara II Noermala (Poskesdes Gampong Pasie Lam Garot Puskesmas Ingin Jaya), dan juara III Sherly Violetta (Poskesdes Gampong Bueng Puskesmas Kota Jantho). Sedangkan kategori tenaga kesehatan teladan bidang kesehatan masyarakat, juara pertama diraih Sulha AMKL, kategori paramedis diperoleh Kurniawati Amd Keb, dan kategori medis diberikan kepada dr Firzalinda.

Sementara itu, Plt Sekdakab Aceh Besar Drs Iskandar MSi saat membacakan sambutan tertulis Menteri Kesehatan Republik Indonesia Prof.Dr.dr.Nila Farid Moeloek,Sp.M(K) menyatakan, Hari Kesehatan Nasional Ke-52 Tahun 2016 bertemakan Indonesia Cinta Sehat dan sub tema Masyarakat Hidup Sehat, Indonesia Kuat. Hal ini dimaksudkan untuk membangkitkan kembali pesan-pesan kesehatan bahwa sehat itu harus dijaga, bergaya hidup sehat, berpartisipasi aktif dalam jaminan kesehatan nasional. Sehingga nantinya, akan terbangun kemandirian masyarakat yang sadar akan kesehatan.

Menurutnya, dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang (2005–2024) menetapkan bahwa pembangunan kesehatan menuju ke arah pengembangan upaya kesehatan, dari upaya  kesehatan yang bersifat Kuratif bergerak kearah upaya kesehatan preventif dan promotif, sesuai kebutuhan dan tantangan kesehatan.

Tantangan kesehatan saat ini, ujarnya, bahwa Indonesia menghadapi masalah kesehatan triple burden, yaitu masih tingginya penyakit infeksi, meningkatnya penyakit tidak menular dan muncul kembali penyakit-penyakit yang seharusnya sudah teratasi.

Program prioritas Pembangunan Kesehatan pada periode 2015–2019 dilaksanakan melalui Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga, sekaligus sebagai tindak lanjutnya telah terbit Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 39 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyelenggaraan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga.

Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-52 ini tentu merupakan momen untuk berbagi tantangan dan menguatkan komitmen, meningkatkan tekad dan semangat kita semua, untuk lebih memberi makna pada masyarakat akan pentingnya kesehatan. “Semangat melayani, semangat menggerakkan, semangat untuk mampu menangkap aspirasi masyarakat, semangat memandirikan dan memberdayakan, dalam pencapaian derajat kesehatan harus menjadi konsep pembangunan nasional kita. Saya mengajak semua pihak untuk bekerja sama dalam  pelaksanaan pembangunan kesehatan yang sedang kita lakukan untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia,” tandasnya.(mariadi)

SHARE :
 
Top