lamurionline.com -- Kota Jantho : Tenaga Kesehatan di Kabupaten Aceh Besar mulai dilakukan penyuntikan vaksin Covid-19. Penyuntikan vaksin sinovac asal china tersebut diawali oleh Kepala Puskesmas Ingin Jaya


FOTO/ ISMAIL
Tenaga kesehatan di Aceh Besar mulai di vaksin Covid-19 di Puskesmas Ingin Jaya, Senin(18/1/2021).


Kita aceh besar sudah melakukan launching penyuntikan vaksin yang diawali kepada pejabat daerah  Kabupaten Aceh Besar pada jumat 15 Januari 2021 lalu sudah selesai dilaksanakan. Hari ini dilanjutkan dengan penyuntikan kepada Pimpinan dan Anggota DPRK Aceh Besar. 

“Hari ini sudah mulai penyuntikan vaksin untuk Tenaga Kesehatan (Nakes) yang ada seluruh Aceh Besar. Sasaran kita untuk 2548 orang yang diawali di Puskesmas ingin jaya dan dilanjutkan ke seluruh puskesmas lainnya di wilayah Aceh Besar,” kata Kepala Dinas Kesehatan Aceh Besar Anita SKM Mkes kepada Wartawan di Puskesmas Ingin Jaya, Senin(18/1/2021).

Untuk melakukan penyutikan terhadap dua ribuan nakes tersebut dilakukan di 32 Fasilitas Kesehatan (Faskes) yang tersebar di 23 kecamatan di Kabupaten Aceh Besar yang akan dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditentukan. untuk puskesmas ingin jaya, akan dilaksanakan setiap hari selasa dan kamis, sementara para nakes sudah dilakukan pendaftaran.

“Sebanyak 5080 dosis vaksin sudah didistribusikan 32 fakses seluruh Aceh Besar yang akan disuntikkan kepada para tenaga,” kata Kadis Kesehatan Aceh Besar itu.

Menurutnya, tenaga kesehatan yang merupakan garda terdepan dalam penanganan covid-19 dan juga pelayanan kepada masyarakat, karena itu ia meminta kepada kepada seluruh nakes yang ada dikabupaten Aceh Besar untuk bersedia disuntik vaksin covid-19 bagi yang lulus skrining.

“Kalau terdapat hasil dari 16 skrining yang dilakukan, ada salah satu yang tidak memenuhi syarat itu tidak boleh disuntik, misalnya ada penyakit diabetes, pernah terkonfirmasi covid-19, itu tidak akan disuntik. Intinya Tenaga Kesehatan Aceh Besar akan dilakukan penyuntikan, tapi tidak dilakukan pemaksaan,” tutur Anita lagi.

Terhadap tenaga kesehatan yang tidak mau divaksin, Anita mengatakan untuk sementara waktu belum ada sanksi, tapi melihat dari kesedaran nakes sendiri yang merupakan mereka garda terdepan yang selalu melakukan pelayanan kepada masyarakat, jangan sampai petugas kesehatan menjadi yang menyebarkan virus covid-19 kepada masyarakat.

Seperti diketahui, beberapa bulan lalu, kata Anita bahwa paling banyak yang terkonfirmasi positif adalah tenaga kesehatan, termasuk para pegawai di Dinas Kesehatan Aceh Besar, setidaknya 40 orang terkonfirmasi positif kala itu. (Ism)

SHARE :
 
Top