*Pukau pengunjung wisata Taman Rusa


LAMURIONLINE.COM | ACEH  BESAR - SMA Negeri 1 Sukamakmur mengadakan acara perpisahan antara guru yang pindah tugas di tempat yang baru dan juga pelepasan untuk siswa yang telah menyelesaikan studinya di SMAN 1 Sukamakmur Aceh Besar.

Sebagaimana rilis yang diterima Lamurionline.com, acara tersebut dihadiri oleh para guru, karyawan-karyawati, dan para tamu undangan dari unsur komite sekolah, pengawas pembina, manager Xl Axiata dan juga salah seorang anggota DPRK  Aceh Besar, Juanda Jamal di lokasi wisata Taman Rusa.

Dalam pembukaannya,  Kepala SMAN 1 Sukamakmur, Drs Dahlan MPd, mengharapkan kepada para lulusan nantinya dapat melajutkan ke jenjang yang lebih tinggi pada perguruan tinggi, dan bagi yang tidak melanjutkan pendidikannya agar menjadikan bekal yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan pada jejang SMA untuk berkarya di dalam masyarakat. 

"Mereka diharapkan menjadi pioneer-pioner yang kreatif dalam masyarakat sekitar" paparnya.

Setelah acara lepas sambut dilanjutkan dengan acara pertunjukan kreasi siswa yang tegabung dalam kegiatan ekstrakurikuler. Acara ini diawali dengan pertunjukan tari Ranup Lampuan sebagai salam pembuka dari group Tari Sukma.

Selanjutnya pertunjukan aksi beladiri yang diperagakan oleh para siswa yang tergabung dalam Dojo Sitoroyukai SMAN 1 Sukamakmur. Para karateka ini menampilkan gerakan-gerakan “kata” dan “komite” yang memukau para pengunjung arena Taman Rusa.

Selain itu, aksi dancing kreasi yang diperagakan oleh group Black Pink juga tak kalah memukau para undangan, tarian K-pop ini menjadi hiburan yang sangat menghibur para pencinta lagu-lagu Korea.

Usai grop Black Pink, giliran group Tari Sukma menampilkan tarian ratoh jaroe yang membangkitkan semangat para undangan yang hadir. Tarian ini mengobarkan semangat dan keanggunan perempuan Aceh yang terkenal tangguh sejak dulu. Penamaan ratoh jaroe sendiri berdasarkan kata ratoh yang artinya berzikir dan jaroe yang artinya tangan (encyclopedia)






Acara hiburan ditutup dengan penampilan drama berjudul “putih abu-abu” yang mengisahkan cerita tentang persahabatan para siswa yang penuh dengan dinamika dan gejolak emosional hingga akhirnya berpisah dengan berakhirnya masa-masa studi di jenjang Sekolah Menengah.

Pada akhir acara, Juanda Jamal yang juga anggota DPRK Aceh Besar melakukan penyerahan buku yang berjudul “Aceh Lhe Sagoe” karangannya. Ia mengharapkan dengan adanya buku ini para kalangan muda dapat mengenal jati dirinya sehingga kecintaan terhadap keacehan terpupuk kembali. Ia pun berharap nantinya SMAN 1 Sukamakmur dapat menjadi pusat pendidikan yang terkemuka di Aceh Besar, mengingat sekolah ini merupakan sekolah tertua yang telah melahirkan banyak tokoh-tokoh terkemuka di Aceh. (zami/rel)

SHARE :
 
Top