Oleh: Juariah Anzib, S.Ag

Penulis Buku Menjadi Guru Profesional


Dalam sejarah digambarkan ketampanan Rasulullah saw tiada duanya. Beliau laki-laki gagah perkasa, tegap dan berwibawa. Ketampanan Nabi Yusuf yang membuat Siti Zulaikha tergoda dan sejumlah gadis di Mesir, ternyata tak kalah tampan Muhammad Rasulullah saw. Siapapun yang melihatnya pasti terkesima. Rasulullah memiliki kesempurnaan fisik yang luar biasa, tanpa cacat walau hanya sedikit.

Dalam bukunya Sirah Nabawiyah, Syaikh Shafiyurrahman Al-Mubarakfuri menyebutkan keindahan dan kesempurnaan fisik Rasulullah saw. Hal tersebut tidak cukup hanya digambarkan dengan kata-kata saja, tetapi setiap orang yang melihatnya akan mengagungkan dan  menyanjung beliau. Setiap  orang yang pernah dekat dengannya, pasti mencintainya. 

Rasulullah laki-laki berkulit putih dan bersih. Wajahnya berseri-seri sepanjang waktu. Tidak pernah terlihat berwajah kusam, meskipun berbagai persoalan timbul dalam hidupnya. Postur badan yang tidak terlalu kurus dan tidak gemuk. Wajahnya elok dan sangat mempesona. Kedua matanya berbinar-binar, hitam, dan jelita, serta bulu matanya panjang. Alisnya tipis memanjang dan bersambung. Lehernya panjang dan berambut hitam ikal. 

Syaikh Shafiyurrahman nenulis, beliau tidak suka mengobral bicara dan tidak pernah tertawa dengan mengeluarkan suara. Beliau seorang yang elok dilihat dari kejauhan dan sangat manis ketika mendekat. Ketika berbicara teratur dan rinci.Tidak terlalu sedikit dan tidak terlalu banyak. Saat mengeluarkan suara, terasa rapi dan landai dengan suaranya lemah lembut. Beliau seorang yang paling menarik perhatian, bagus penampilannya. Baginda mempunyai sahabat yang selalu menghormatinya.

Dikala sedang berbicara dengan para sahabat, mereka semua menyimak perkataannya dengan baik. Apabila diberi perintah, mereka segera melaksanakannya. Beliau orang yang ditaati dan disegani semua orang,  baik kawan maupun lawan. Jika sedang berada di tempat terbuka  selalu dikerumini orang banyak. Wajahnya tidak pernah nampak memberenggut dan tidak meremehkan orang lain.

Ketinggian tubuhnya tidak terlalu pendek dan tidak terlau panjang. Memiliki rambut yang ikal dan lebat. Bentuk mukanya sedikit bulat dan bahunya bidang. Rasulullah memiliki bulu dada yang sangat lembut dan tidak ada bulu di bagian badannya, bersih dan sangat mulus. Telapak tangan dan kakinya tebal dan lembut bagaikan sutra. Jika sedang berjalan seolah-olah sedang berjalan di jalànan yang menurun. Ketika menoleh, bukan hanya wajahnya yang berpaling, tetapi seluruh badannya ikut menoleh, sehingga tidak terkesan angkuh dan sombong.

Menurut Syaikh Al-Barrah, wajah Rasulullah seperti rembulan. Ar-Rubayyi bin Mu'awwidz berkata, "Saat melihat beliau seakan sedang melihat matahari yang sedang terbit." Jabir bin Samurah berkata, “Kupandang Rasulullah lalu kuganti melihat rembulan. Ternyata menurut penglihatanku beliau lebih indah dari pada rembulan.” 

Menurut Abu Bakar, Rasulullah bagaikan bulan purnama yang mengenyahkan kegelapan. Jabir berkata, “Kedua lengan lembut selembut sutera.” Menurut Ibnu Abbas, “Ada celah di antara gigi-gigi serinya. Jika sedang berbicara terlihat ada semacam cahaya memancar dari gigi serinya.” 

Beliau memiliki mulut yang indah, jenggotnya tebal, hidung mancung, kening yang lebar dan pipi yang lembut dan empuk. Butir-butir keringatnya bagaikan mutiara dan keharuman tubuhnya dapat dibuntuti, karena meninggalkan aroma wangi seperti kasturi. Para sahabat berkata, “Aku tidak pernah mencium aroma sewangi badan Rasulullah. Ketika menjabat tangannya  ada bekasan wangi yang menempel di tangan.” 

Demikian gambaran kesempurnaan fisik Rasulullah saw yang sangat indah bagaikan bulan purnama. Rasulullah satu-satunya manusia sempurna, baik fisik maupun akhlaknya. Hal ini tidak dimiliki oleh manusia lain di dunia ini selain dirinya.*

Editor: smh

SHARE :
 
Top