LAMURIONLINE.COM I MEULABOH - Baitul Mal Aceh (BMA) menyalurkan bantuan zakat untuk delapan perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan anak telantar di Aceh Barat. "Setiap keluarga mendapatkan zakat Rp 3 juta sampai dengan Rp 5 juta, dengan jumlah seluruhnya Rp 34 juta," kata Kabag Pemberdayaan BMA, Arif Arham, dalam pertemuan dengan mustahik (penerima zakat) di Meulaboh, Aceh Barat, Kamis (2/12). 

Arif menambahkan, zakat yang disalurkan tak seberapa jumlahnya dibandingkan masalah yang dihadapi perempuan korban dan anak telantar. 

"Namun kita yakin bantuan ini akan mendapat berkah dari Allah Swt," katanya. 

Setiap mustahik akan didampingi oleh pendamping dari dinas terkait, sehingga penggunaan dana tepat sasaran, sesuai kebutuhan dan perencanaan penggunaan dana. "Kami minta mustahik  bekerjasama dengan pendamping dalam penggunaan bantuan zakat tersebut," harapnya. 

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Aceh Barat, Sadriati SPd MPd mengatakan pentingnya bersyukur atas bantuan yang diberikan karena masih ada lembaga pemerintah dan swasta yang memberi perhatian terhadap korban kekerasan dan anak telantar. 

"Jika dilihat jumlah bantuan memang tak seberapa jumlahnya dibandingkan rasa peduli berbagai pihak," katanya. 

"Saya berharap mustahik  memanfaatkan bantuan yang diberikan sebaik mungkin. Sehingga nantinya pemberdayaan ekonomi keluarga dan pendidikan anak terus meningkat," katanya. 

Dia mengharapkan bantuan  terus berlanjut dalam bentuk modal usaha, biaya pendidikan, dan bimbingan teknis pengembangan usaha. Kerjasama  BMA dengan DP3AKB Aceh Barat kiranya terus berlanjut dalam meningkatkan kesejahteraan perempuan dan anak keluarga miskin. (smh/rel)

SHARE :
 
Top