Foto bersama

LAMURIONLINE.COM I TAKENGON - Sebanyak 11 muallaf di Kabupaten Aceh Tengah mendapatkan bantuan dari pemberdayaan ekonomi dari Baitul Mal Aceh (BMA). 

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Anggota Badan BMA, Dr Abdul Rani Usman, MSi di Pesantren Modern Maqamam Mahmuda, Jln Gelanggeng No 06, Simpang Empat, Kec Bebesan, Aceh Tengah, Kamis (02/12/2021). 

Adapun penyalurannya ditransfer langsung ke rekening masing-masing muallaf. Jumlah bantuannya juga bervariasi mulai Rp3 juta-Rp10 juta, sehingga totalnya Rp66 juta. 

"Sekarang kita saudara sesama muslim. Adapun dana zakat tersebut salah satu peruntukannya adalah untuk muallaf," kata Abdul Rani. 

Ia mengatakan tujuan dari program tersebut untuk meningkatkan pendapatan keluarga dan meningkatkan kesejahteraan mareka.

"Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah Aceh melalui BMA sehingga dapat membantu meringankan beban ekonominya," katanya. 

Pada kesempatan tersebut ia juga berpesan agar bantuan itu dapat digunakan untuk mendukung usaha. Ada beberapa jenis usaha dari muallaf tersebut, di antaranya perbengkelan, dagang kelontong, jualan pakaian dan pertanian. 

Anggota Badan BMA, Dr Abdul Rani Usman, MSi saat menyampaikan pengarahan program pemberdayaan ekonomi untuk muallaf di Pesantren Modern Maqamam Mahmuda, Jln Gelanggeng No 06, Simpang Empat, Kec Bebesan, Aceh Tengah, Kamis (02/12/2021).

"Dana yang disalurkan ini merupakan zakat dari muzaki yang dititipkan melalui BMA. Kami sebagai amil hanya sebagai perantara saja. Oleh karena itu pergunakanlah bantuan tersebut untuk modal usaha sehingga dapat meningkatkan taraf hidup keluarga," ujarnya. 

Ia juga menambahkan para penerima bantuan tersebut sebelumnya juga sudah diverifikasi dengan mendatangi langsung rumah atau tempat usaha mareka selama ini. 

Sementara itu pimpinan Pesantren Modern Maqamam Mahmuda, Dr Ardiansyah Linge, MA mengatakan para muallaf nantinya akan mengikuti pelatihan dan penguatan syariat islam di pesantren tersebut. 

"Melalui pelatihan itu diharapkan mareka mampu memahami pengertian dan ruang lingkup islam secara umum, akidah, syariah dan akhlak," pungkas Ardiansyah Linge. (murdani/rel)

SHARE :
 
Top