lamurionline.com -- Kota Jantho -- Kegiatan peringatan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke 77 telah sukses berlangsung hari rabu tanggal 17 agustus 2022 begitu juga di Kabupaten Aceh Besar di pusatkan di lapangan Bungong Jeumpa Kota Jantho.

Penjabat Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto S STP MM bertindak sebagai inspektur upacara di ikuti unsur Forkopimda, DPRK, OPD, TNI, Polri, instansi vertikal, Camat, ASN, Ormas/Okp dan pelajar.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar H Salman Arifin SPd MAg mendapat amanah untuk memimpin pembacaan doa dan seluruh ASN Kemenag yang bertugas di Kota Jantho di ikut sertakan mengikuti upacara, setelah absen selama 2 tahun akibat pandemi covid-19.

Ada hal yang menarik perhatian para peserta upacara dan masyarakat Kota Jantho yang memenuhi lapangan bungong jeumpa, baik pada saat penaikan sangsaka merah putih pada pagi hari maupun penurunan  bendera merah putih pada sore hari yaitu tampil dan terampilnya pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) dengan langkah yang rapi, tegap, kompak dan berwibawa.

Menurut Kepala seksi Pendidikan Madrasah Suryadi SAg, pasukan paskibraka berjumlah 72 orang pelajar  SMA/SMK/MA yang telah melalui masa seleksi, pembekalan dan latihan secara rutin. 

Di antara 72 pelajar paskibraka tahun 2022 terdapat 16 orang pelajar madrasah aliyah yang ada di Aceh Besar yaitu MAN 1 (5 pelajar), MAN 3 (3 pelajar), MAN 4 (3 pelajar), MA Oemar Diyan (2 pelajar), MA Ruhul Islam (2 pelajar) dan MA Insan Qurani (1 pelajar). Bahkan dalam skala provinsi dan nasional  banyak siswa madrasah juga terpilih sebagai paskibraka, ungkap Suryadi.



Terpilihnya siswa siswi madrasah dalam tim paskibraka merupakan suatu kebanggaan bagi jajaran Kementerian Agama sebagai bentuk konstribusi nyata dalam perayaan hari kemerdekaan RI, hal ini menjadi warna tersendiri bagi warga madrasah untuk terus mengajarkan semangat juang, berprestasi dan mengharumkan nama bangsa Indonesia. Jagalah marwah madrasah dan selalu optimis dengan motto "mandiri, hebat dan bermartabat " harap H Khalid Wardana, kasubbag tata usaha Kemenag Aceh Besar.

Prestasi yang di raih siswa madrasah bukan tanpa persaingan ketat dari peserta lainnya, tetapi melewati perjuangan dan tantangan dengan terus belajar yang giat dan sungguh sungguh di sertai dengan doa yang selalu di tanamkan oleh orang tua dan tenaga pendidik di madrasah. (Cek Man)

SHARE :

0 facebook:

Post a Comment

 
Top