LAMURIONLINE.COM I BANDA ACEH - Panggung Anjungan Kabupaten Aceh Besar di Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-8 semakin meriah dengan kehadiran 40 sanggar seni yang ada di kabupaten tersebut. Acara tahunan ini menjadi ajang unik untuk mempromosikan seni dan budaya Aceh kepada masyarakat luas. Para pengunjung dapat menikmati berbagai pertunjukan seni tradisi dipadu dengan kreasi yang ditampilkan oleh sanggar-sanggar tersebut.

Dalam acara PKA 8 ini, 40 sanggar seni dari seluruh Aceh Besar di bawah binaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) bersama Dewan Kesenian Aceh Besar (DKAB) berkumpul untuk menampilkan berbagai pertunjukan menarik. Mereka membawakan tarian tradisi, seperti likok pulo, ratoh jaroe, tari kreasi, rapai debus dan beragam atraksi seni lainnya yang mencerminkan kekayaan budaya Aceh. Setiap sanggar seni membawa konsep unik dan kreatif, sehingga pengunjung dapat merasakan keanekaragaman seni dan budaya Aceh. Penampilan seni ini akan berlangsung dari tanggal 5 - 11 November 2023. 







Ketua DKAB, Mariadi ST didampingi Sekretaris, Abrar SPd mengatakan pertunjukan seni ini berhasil menarik minat pengunjung untuk mengunjungi anjungan Aceh Besar yang terletak dekat pintu masuk utama PKA 8. "Tidak hanya pertunjukan seni, PKA 8 juga menjadi wadah bagi sanggar-sanggar seni untuk berkolaborasi dan bertukar pengalaman. Mereka dapat saling berinteraksi, berdiskusi, dan berbagi ide-ide kreatif dalam memajukan seni dan budaya Aceh. Ini menjadi kesempatan emas bagi para seniman muda Aceh Besar untuk belajar dari pengalaman para senior," ujar Mariadi.

Terlihat para pengunjung sangat antusias dengan berbagai atraksi seni yang ditampilkan di Anjungan ini. Selain itu, PKA 8 juga menarik perhatian wisatawan dan masyarakat lokal yang ingin mengetahui lebih banyak tentang Aceh. Mereka dapat memahami sejarah dan kebudayaan Aceh melalui berbagai pertunjukan dan pameran seni yang ada. Acara ini juga menjadi ajang promosi pariwisata Aceh yang semakin berkembang.

"Dengan kehadiran 40 sanggar seni yang meriah, PKA 8 sukses menjadi magnet budaya yang memikat banyak pengunjung. Semangat para seniman Aceh Besar dalam melestarikan dan mempromosikan seni dan budaya daerah mereka patut diapresiasi, dan acara seperti ini menjadi langkah positif dalam mengangkat keberagaman seni dan budaya Aceh ke tingkat nasional dan internasional," demikian Mariadi, Ketua DKA Aceh Besar.*

SHARE :

0 facebook:

Post a Comment

 
Top