LAMURIONLINE.COM | BANDA ACEH
- Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Ar-Raniry Banda Aceh Resmi menutup pelaksanaan Sertifikasi Pembimbing Haji dan Umrah Gelombang 1 Tahun 2026, kerja sama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Aceh dan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry Banda Aceh, yang berlangsung 6 hari (13-18  Juli 2026) di Aula Meeting Room Hotel Diana Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh.

Dekan FDK UIN Ar-Raniry Prof. Dr. Kusmawati Hatta, dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini sudah berlangsung selama enam hari, dalam rangka memperkuat tenaga profesional untuk membimbing calon jamaah ibadah haji dan umrah, dengan harapan nantinya menjadi petugas haji dan umrah yang lebih profesional.

Kusmawati, juga mengingatkan para peserta agar ilmu dan pengetahuan yang didapatkan selama pelatihan ini dapat diimplementasikan dalam membimbing jemaah, dengan kemampuan dasar yang adaptif terhadap berbagai dinamika dan permasalahan yang dihadapi jemaah di lapangan.  

Ketua Panitia Dr. Abizal M.Yati, mengatakan kegiatan ini diikuti 55 peserta, dengan latar belakang ada yang dosen, guru, pimpinan pesantren dan lainnya. Pelaksanaan sertifikasi tahun ini berlangsung dalam durasi yang lebih singkat dibandingkan angkatan sebelumnya, namun standar mutu, kedisiplinan dan kualitas pembelajaran tetap menjadi prioritas utama. Seluruh peserta diwajibkan mengikuti setiap rangkaian kegiatan, materi dan memenuhi seluruh ketentuan yang telah ditetapkan sebagai syarat kelulusan.

Abizal menambahkan bahwa semua peserta telah dikirimkan nilainya setelah post test tadi, kami berharap para peserta ini semuanya lulus walaupun catatannya berbeda-beda. "Peserta terbaik sebanyak 5 orang yaitu; Pertama Drs. Eman Jaya, M.Ag, Kedua Dr. Hj. Thabariyah, M.Pd, Ketiga Tgk. Khairul Munir Sulaiman, S.Hi, Keempat, Dr. Intan Quwatul Aini, S.Ag.,M.Si, dan Kelima Ust. Zawir Irfan S.Ag," sebutnya. 



Ka.Kanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Aceh diwakili oleh Kabit. Bina dan Pengendalian Haji dan Umrah, H. Afrizal mengingatkan seluruh peserta dengan semua rukun dan wajib haji, selamat kepada seluruh peserta semoga lulus agar ilmunya bermanfaat untuk pembinaan jamaah ketika di dalam maupun luar negeri, juga saat manasik haji di kabupaten atau kecamatan masing-masing. 

Pihak Kemenhaj Provinsi Aceh menginformasikan bahwa proses seleksi petugas penyelenggara ibadah haji baik petugas kloter atau non-kloter, direncanakan akan dibuka pada Bulan September atau Oktober 2026. Para peserta diharapkan dapat mempersiapkan diri mulai sekarang untuk mengikuti proses seleksi tersebut, ungkapnya. 

Kegiatan penutupan pelatihan ini diikuti perwakilan Kemenhaj, Pimpinan dan Dosen FDK UIN Ar-Raniry, yang ditutup dengan penyampaian kesan dan pesan peserta, refleksi, penyerahan penghargaan untuk peserta terbaik dan doa bersama.*

SHARE :

0 facebook:

 
Top