Berita Terdepan :
Redaksi Menerima Tulisan/Artikel/Opini/Berita. Kirimkan ke email : lamuribulletin@gmail.com

Jamee Kamoe

Berlangganan

Recommend on Google





Lamuri Arsip

Gubernur Buka Pertemuan Umat Islam Aceh Sumut

Lamuri-Montasik – Sekitar tiga ribuan umat Islam dari Aceh dan Sumatera Utara berkumpul di Cot Goh tepatnya Masjid Jamik Bukit Baro, Kecamatan Montasik, Aceh Besar, pada Rabu (17/9). Pertemuan yang diadakan selama tiga hari ini juga dihadiri perwakilan dari sejumlah negara India, Pakistan dan Bangladesh, termasuk Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, dan Thailand. Kegiatan ini dibuka langsung Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah yang hadir pada kesempatan tersebut. “Pertemuan ini mengedepankan ruh keislaman dan pengorbanan yang tanpa henti dalam menjalankan syiar Islam,” kata Gubernur Zaini di hadapan umat Islam yang sudah tiba di lokasi kegiatan pada saat pembukaan. 

Menurut Panitia Pelaksana, Tgk H Fakhruddin Lahmuddin mengatakan, pertemuan ummat Islam se-Aceh dan Sumut yang dilaksanakan di Desa Cot Goh murni pertemuan untuk dakwah islamiyah, tidak ada hubungannya dengan politik, pemerintahan atau lainnya. “Direncanakan pertemuan ini akan dihadiri oleh 30.000 Jam’ah dari Aceh dan Sumut” tambahnya. Menurut pantauan Lamuri pertemuan ini pun digelar ditempat yang sangat sederhana. Lantainya beralaskan plastik hitam dan atapnya terpal putih. Terdapat ruang rapat, ruang diskusi, ruang makan, ruang istirahat dan lainnya. Termasuk MCK, bak mandi dan tempat wudhu juga dibuat dari terpal plastik warna hitam yang berjarak 20 meter dari tempat pertemuan. Fasilitas yang sederhana ini tidak menjadi masalah bagi peserta yang hadir dalam pertemuan ummat Islam se-Aceh dan Sumut. 

Sementara Ketua Dewan Penasehat Pertemuan Ummat Islam Pusat, Cecep Firdaus dalam pidatonya mengatakan, salah satu tujuan pertemuan ummat Islam ini adalah mengajak dan meningkatkan keimanan ummat kepada Allah SWT. Juga menyerukan ummat Islam untuk terus berdakwah dan memperbanyak amal ibadah tidak hanya di daerahnya, tapi ke luar daerah, bahkan ke luar negeri. Bupati Aceh Besar, Muhklis Basyah, dalam sambutannya mengatakan, pertemuan umat Islam se-Aceh dan Sumut tersebut hendaknya memberikan rumusan untuk pelaksanaan syiar Islam ke depan. Pihaknya siap menjalankan rumusan atau rekomendasi yang dihasilkan dalam pertemuan tersebut. (Abr)

Kisah Bai Fang Li, Tukang Becak yang Paling Mulia

Kisah Bai Fang Li ini saya harap menjadi pelajaran hidup bagi kita semua untuk saling membantu sesama kita yang kesusahan, walaupun hidup serba pas-pasan tetapi tetap membantu orang tanpa pamrih Tak perlu menggembar-gemborkan sudah berapa banyak kita menyumbang orang karena mungkin belum sepadan dengan apa yang sudah dilakukan oleh Bai Fang Li. Kebanyakan dari kita menyumbang kalau sudah kelebihan uang. Jika hidup pas-pasan keinginan menyumbang hampir tak ada. Bai Fang Li berbeda. Ia menjalani hidup sebagai tukang becak. Hidupnya sederhana karena memang hanya tukang becak. Namun semangatnya tinggi. Pergi pagi pulang malam mengayuh becak mencari penumpang yang bersedia menggunakan jasanya. Ia tinggal di gubuk sederhana di Tianjin, China. Ia hampir tak pernah beli makanan karena makanan ia dapatkan dengan cara memulung. Begitupun pakaiannya. Apakah hasil membecaknya tak cukup untuk membeli makanan dan pakaian? Pendapatannya cukup memadai dan sebenarnya bisa membuatnya hidup lebih layak. Namun ia lebih memilih menggunakan uang hasil jerih payahnya untuk menyumbang yayasan yatim piatu yang mengasuh 300-an anak tak mampu. 

Tersentuh 

Bai Fang Li mulai tersentuh untuk menyumbang yayasan itu ketika usianya menginjak 74 tahun. Saat itu ia tak sengaja melihat seorang anak usia 6 tahunan yang sedang menawarkan jasa untuk membantu ibu-ibu mengangkat belanjaannya di pasar. Usai mengangkat barang belanjaan, ia mendapat upah dari para ibu yang tertolong jasanya. Namun yang membuat Bai Fang Li heran, si anak memungut makanan di tempat sampah untuk makannya. Padahal ia bisa membeli makanan layak untuk mengisi perutnya. Ketika ia tanya, ternyata si anak tak mau mengganggu uang hasil jerih payahnya itu untuk membeli makan. Ia gunakan uang itu untuk makan kedua adiknya yang berusia 3 dan 4 tahun di gubuk di mana mereka tinggal. Mereka hidup bertiga sebagai pemulung dan orangtuanya entah di mana. Bai Fang Li yang berkesempatan mengantar anak itu ke tempat tinggalnya tersentuh. Setelah itu ia membawa ketiga anak itu ke yayasan yatim piatu di mana di sana ada ratusan anak yang diasuh. Sejak itu Bai Fang Li mengikuti cara si anak, tak menggunakan uang hasil mengayuh becaknya untuk kehidupan sehari-hari melainkan disumbangkan untuk yayasan yatim piatu tersebut. 

Tak Menuntut Apapun 

Bai Fang Li memulai menyumbang yayasan itu pada tahun 1986. Ia tak pernah menuntut apa-apa dari yayasan tersebut. Ia tak tahu pula siapa saja anak yang mendapatkan manfaat dari uang sumbangannya. Pada tahun 2001 usianya mencapai 91 tahun. Ia datang ke yayasan itu dengan ringkih. Ia bilang pada pengurus yayasan kalau ia sudah tak sanggup lagi mengayuh becak karena kesehatannya memburuk. Saat itu ia membawa sumbangan terakhir sebanyak 500 yuan atau setara dengan Rp 675.000. Dengan uang sumbangan terakhir itu, total ia sudah menyumbang 350.000 yuan atau setara dengan Rp 472,5 juta. Anaknya, Bai Jin Feng, baru tahu kalau selama ini ayahnya menyumbang ke yayasan tersebut. Tahun 2005, Bai Fang Li meninggal setelah terserang sakit kanker paru-paru. Melihat semangatnya untuk menyumbang, Bai Fang Li memang orang yang luar biasa. Ia hidup tanpa pamrih dengan menolong anak-anak yang tak beruntung. Meski hidup dari mengayuh becak (jika diukur jarak mengayuh becaknya sama dengan 18 kali keliling bumi), ia punya kepedulian yang tinggi yang tak terperikan. (Muhajir MJ/Berbagai Sumber)

Begini Cara Zionis Rekrut Pengkhianat Palestina

Lamurionline.com--JALUR GAZA : Situs berita Al-Majd Al-Amni menyiarkan, trik-trik penjajah zionis ‘israel’ melalui badan mata-matanya dalam mengelabui pemuda Palestina dengan cara yang beragam, tergantung kondisi target dan peperangan yang sedang berlangsung.

Ketika kondisi peperangan badan mata-mata zionis mentargetkan seluruh elemen masyarakat menggunakan segala trik untuk mendapatkan informasi, dan trik melalui nomer telefon seluler merupakan trik paling sering digunakan saat peperangan.

Situs berita tersebut menambahkan, hal itu dilakukan dengan menyebar selebaran, pesan singkat (SMS) serta rekaman suara. Mengiming-imingi dengan harta siapa saja yang memberikan informasi. Informasi bisa dikirim ke nomor yang tertera di selebaran, berupa pesan singkat maupun rekaman suara.

Menurut Al-Majd Al-Amni, ada beberapa pemuda Palestina yang ceroboh dan menganggap dirinya mampu membodohi mata-mata militer zionis kemudian mencoba menelepon nomor-nomor tersebut untuk membodohi mata-mata zionis dan mendapatkan uang, tetapi ia malah terjerumus dalam ‘jurang’ yang sulit baginya untuk keluar.

Lebih lanjut situs tersebut menambahkan, mata-mata zionis juga menggunakan situs-situs jejaring sosial untuk mengelabui pemuda Palestina dengan memanfaatkan halaman yang dipantau langsung oleh zionis, yang paling masyhur halaman resmi jurubicara militer.

Situs Al-Majd Al-Amni mengimbau seluruh rakyat Palestina untuk tidak menghiraukan segala bentuk trik dari badan mata-mata Zionis, “…dan jangan sampai ketidaktahuan dan kecerobohan kita menyusahkan orang lain.” * (PIC | Sahabat Al-Aqsha)

Pekerja Temukan Bom Mortir di Indrapuri

Lamuri – Indrapuri. Abu Samad, Warga Piyeung, Montasik seorang buruh harian menemukan bom mortir peninggalan zaman konflik. Penemuan bom mortir yang diduga masih aktif tersebut ketika Abu Samad menggali saluran parit yang berada di belakang Pasar Baru Indrapuri, Aceh Besar. Kejadian penemuan Senin (08/09). Abu Samad terkejut ketika mencangkul tanah, tiba-tiba mata cangkul mengenai mortir. Tak tinggal diam, Abu Samad melaporkan hal itu kepada Camat Indrapuri, Burhan SPd, pihak Kapolsek Indrapuri, Danramil Indrapuri, dan juga warga setempat, sehingga warga berduyun duyun menyaksikan temuan bahan peledak peninggalan masa konflik beberapa tahun lalu tersebut. 

Sementara itu Kapolsek Indrapuri, Iptu Suyono, kepada wartawan menyatakan, penemuan bom mortir itu sekitar pukul 11.35 Wib, tepatnya di belakang pasar baru Indrapuri, bom mortir itu ditemukan oleh buruh harian bernama, Abu Samad. Mortir itu sepertinya masih aktif, dan diperkirakan mortir peninggalan zaman konflik yang lalu. Evakuasi bahan peledak itu turut dibantu oleh penjinak bahan peledak (Jihamdak) Yon Zipur 16 A Indrapuri dan anggotanya, serta pihak Danramil setempat, ungkap Suyono. Untuk sementara bahan peledak itu sudah diamankan di markas Yonif Zipur 16 A Indrapuri. Kapolsek Indrapuri didampingi Danki Yon Zipur 16 A Letnan Agus juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas kerjasama yang baik (Muklis)

Kejati Aceh : PR bagi aparatur pemerintah dalam pemahaman aturan syariat Islam terhadap internal

Lamurionline.com--Banda Aceh : Kejaksaan Tinggi Aceh memberikan apresiasi positif terhadap implementasi rancangan qanun Jinayah dan rancangan qanun Aceh dalam pokok-pokok syariat Islam.

“Sehubungan dengan pembahasan Qanun Jinayat, pihak Kejati Aceh telah berperan penting dalam mendukung serta turut berpartisipasi penuh tentang penerapan syariat Islam di Aceh,” ujar Koordinator Pidana Umum Kejaksaan Tinggi Aceh, Ikhwan Nul Hakim, SH, saat menghadiri rapat dengar pendapat umum Qanun Jinayat dan Raqan Aceh tentang pokok pokok syariat Islam di gedung DPRA, Banda Aceh, Sabtu, 6 September 2014.
Menurutnya Aceh mampu menciptakan produk hukum sendiri dalam menciptakan stabilitas dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, sejak diberikan kewenangan khusus oleh Pemerintah Pusat.
Karenanya qanun ini, kata dia, diharapkan mampu menciptakan ketertiban umum bagi masyarakat Aceh dalam menjalankan syariat Islam. “Dari pihak Kejati Aceh sendiri telah memberikan nilai A plus bagi Komisi G DPRA. Kami juga tidak dapat berkomentar banyak dalam memberikan tanggapan karena Kajati sendiri merupakan bagian dari pendukung syariat Islam,” ujarnya.
Ia menambahkan, saat ini masyarakat Aceh belum sepenuhnya memahami bagaimana proses syariat Islam berjalan. Pasalnya, kata dia, kadang-kadang ada sebagian aparatur pemerintah tidak mengetahui arti dari hukum itu sendiri.
“Ini mungkin akan menjadi PR bagi kita selaku aparatur pemerintah dalam memberikan pemahaman aturan syariat Islam terhadap internal kita, sebelum kita mensosialisasikan kepada masyarakat umum,” ujarnya.
Atjehpost

Burung Pipit Ikuti Perjalanan Haji Abu Ayub

ABU AYUB AL HAMMAL suatu saat bersama para sahabatnya melakukan perjalan untuk menunaikan haji. Sampai suatu saat sampailah rombongan Abu Ayub di sebuah rumah kosong. Di tempat itu, seekor burung pipit terbang di sekitar Abu Ayub dan ia pun berkata,”Angkau datang hingga tempat ini?”
Lantas, laki-laki shalih itu pun memecahkan rotinya di telapak tangan hingga burung itu hinggap dan memakan remah roti tersebut lalu Abu Ayub pun menuangkan air  di telapak tangannya dan burung itu minum darinya. Kamudian Abu Ayub setelah itu mengatakan,”Pergilah kamu sekarang”. Dan pipit itupun terbang.

Keesokan harinya peristiwa yang sama terjadi, burung pipit kembali datang, dan Abu Ayub pun melakukan hal yang sama seperti sebelumnya. Peristiwa itu terus berulang hingga perjalanan berakhir.
Ketika mengetahui sahabatnya heran melihat peristiwa itu, Abu Ayub pun mengatakan,”Apakah engkau tahu kisah burung pipit ini? Sebelumnya burung itu selalu datang ke rumahku setiap hari, dan aku melakukan seperti yang engkau saksikan. Maka ketika kita keluar dia mengikuti hingga aku melakukan apa yang biasa aku lakukan di rumah”. (Hilyah Al Auliya, 10/314-315).*

Lebih 500 Anak Gugur, Allah Ganti 5300 Bayi Lahir di Gaza

Lamurionline.com--Korban gugur akibat serangan Israel diperkirakan mencapai 2140 orang, 10 ribu luka-luka dan 577 orang anak syahid

Direktorat Kementrian Dalam Negeri Palestina mencatat sebanyak 5300 kelahiran baru di Jalur Gaza dan sebanyak 2140 orang gugur selam agresi Zionis ke Jalur Gaza semenjak bulan Juli 2014.

Dikutip Pusat Informasi Palestina, Rabu (03/09/2014) Wakil Kementrian Dalam Negeri Palestina Kamil Madhi dalam keterangannya menegaskan bahwa kantornya kembali bekerja dengan seluruh tim yang ada usai agresi Zionis ke Jalur Gaza dengan kekuatan 100% untuk memberikan pelayanan segera kepada warga.
Kementrian telah membentuk komisi darurat yang menangani situasi darurat selama agresi Zionis ke Jalur Gaza.

Komisi tersebut bekerja dengan segala sarana yang ada untuk memberikan pelayanan pada semua kasus kemanusiaan saat perang.

Menurut laporan yang dikeluarkan kementrian dalam negeri, kantor kementrian yang tersebar di kota-kota dank amp-kamp pengungsi di Jalur Gaza telah menyelesakan dokumen untuk 5000 korban agresi yang kehilangan dokumen-dokumen mereka di bawah reruntuhan rumah-rumah mereka yang hancur.

Seperi diketahui, korban syahid akibat kebiadaban Israel semenjak Juli 2014 diperkirakan mencapai 2140 orang dan lebih 10 ribu orang luka-luka. Jumlah syahid dari kalangan anak-anak mencapai 577 orang, sisanya perempuan dan lanjut usia.

Investigasi yang dilakukan dua lembaga HAM menyebutkan, jumlah korban terbanyak yang gugur akibat serangan keji Zionis terhadap sekolah milik badan PBB, UNRWA, selama agresi zionis ke Gaza, adalah anak-anak yang terbunuh saat mereka tertidur.* Hidayatullah.com



Menjaga Al Qur`an Seperti Menjaga Onta

Lamurionline.com--Rasulullah bersabda yang Artinya: Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda,”Sesungguhnya perumpamaan shahib Al Qur`an seperti pemilik onta yang bertali kekang. Jika ia terus-menerus menjaganya (tali) atasnya (onta) ia menahannya dan jika ia melepasnya (tali) maka ia (onta) pergi”. (Riwayat Al Bukhari)

Shahib Al Qur`an adalah siapa yang biasa membacanya, baik dengan melihat maupun dengan hafalan. Dan hadits di atas mengumpamakan Al Qur`an dengan onta yang bertali kekang, sehingga selama yang bersangkutan terus-menerus membacanya maka ia akan terjaga sebagaimana jika onta dijaga dengan tali kekangnya.


Dalam hadits ini onta di jadikan perumpamaan, karena onta merupakan hewan yang paling mudah kabur. (lihat Faidh Al Qadir, 3/ 3) Hidayatullah.com
 
© 2013 LamuriOnline.Com. Semua Hak Dilindungi.
Create By IT Kreasi. Power By Blogger.