Loading...


Makkah - Seluruh umat manusia dari berbagai penjuru dunia berkumpul di sini. Ada yang membawa Al Quran, ada pula yang sibuk membagi makanan berbuka. Inilah Masjidil Haram, tempat buka puasa yang tak ada tandingannya di dunia.


Masjidil Haram di Kota Makkah, Arab Saudi adalah salah satu tempat paling ramai ketika bulan Ramadan tiba. Seluruh umat Muslim dari berbagai penjuru dunia berkumpul di sini. Tujuannya adalah satu, bisa beribadah fokus dan mendapat pahala berlipat.
Tapi bukan cuma itu, Masjidil Haram ternyata juga menawarkan sensasi buka puasa yang tak ada tandingannya di dunia. "Di sana itu suasananya kondusif banget untuk ibadah," kata salah seorang traveler yang pernah menjalankan ibadah Ramadan di Masjidil Haram, Nabilah.

Ketika Ramadan, lanjut Nabilah, semua toko makanan tutup dan baru buka menjelang buka puasa. Ketika adzan berkumandang, semua orang berlomba-lomba datang ke masjid untuk ibadah salat magrib. Toko-toko pun kembali tutup dan buka setelah salat selesai.
"Paling enak itu menjelang buka puasa. Semua orang berlomba-lomba untuk berbagi makanan untuk buka puasa," tambah Nabilah.

Bahkan, lanjut Nabilah, ada orang yang sengaja membawa termos, piring, hingga gelas untuk membagikan makanan. Tapi jangan dikira pembagian ini tidak terarah. Semua tertib karena telah diatur sedemikian rupa.

"Kalau di dalam masjid sudah dibuat shaf-shaf yang diberi tatakan plastik (gaya orang Arab makan-red). Lalu dibagikan yogurt, roti, kurma, air zam-zam, dan lain lain," lanjut Nabilah.
Lalu, di bagian luar masjid, biasanya digunakan untuk keluarga yang ingin buka puasa bersama. Biasanya, antar keluarga membuat lingkaran sendiri.

"Biasanya mereka buat lingkaran dan orang-orang bebas tukar makanan antar keluarga, seperti piknik," ujar Nabilah.
Sepertinya, buka puasa di luar masjid jadi kesenangan keluarga. Alasannya, di sana mereka bisa berbuka dengan makanan berat seperti nasi. Sedangkan, untuk umat Muslim yang ingin berbuka di dalam masjid tidak diperkenankan membawa nasi.

"Rame banget di sana. Suasananya selalu bikin kangen untuk ngerasain hal itu lagi," curhat Nabilah.

Biasanya, masjid sudah ramai setelah salat ashar. Kebanyakan dari umat Muslim enggan beranjak dari masjid hingga waktu berbuka tiba.

"Kalau keluarga aku khususnya termasuk yang suka 'piknik' di halaman masjid. Kita bawa karpet, gelas plastik, dll terus ikut bagi-bagi makanan," cerita Nabilah.
Selesai berbuka, seluruh umat Muslim siap menjalankan ibadah salat magrib. Semua orang langsung merapikan shaf salat.

"Emang seru banget bisa itikaf dan puasa di sana. Selain pahala banyak, doanya diijabah, suasananya juga kondusif," tutup Nabilah. sumber : detik

SHARE :
 
Top