Adv

Adv


Lamurionline.com--Malaka - Aceh mengirim dua peserta lomba Mushabaqah Tilawatir Quran (MTQ) Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) yang dilaksanakan di Malaka, Malaysia, pada 25-28 Juli 2013.

Tidak sia-sia, kedua putra-putri Aceh berhasil memperoleh prestasi yang gemilang dan membawa nama harum Aceh di pentas dunia dalam Mushabaqah Tilawatir Quran (MTQ) antar rumpun Melayu tersebut.

Dari berbagai belahan dunia Melayu yang ikut berpartisipasi qari Aceh, Taqdir Feriza, mendapat posisi pertama, posisi kedua diraih Provinsi Nusa Tenggara Barat dan posisi ketiga diraih Negara bagian Perlis, Malaysia.

Sedangkan untuk qariah Aceh harus berpuas diri pada peringkat ketiga. Nurul Hayati, yang juga juara MTQ Aceh ke-31 di Subulussalam Juni lalu tidak bisa berkata banyak, mengingat saingannya tuan rumah Negeri Malaka. Sedangkan untuk juara dua kategori qariah diraih Kepulauan Riau.

Staf Dinas Syariat Islam Aceh, Irhamna Yusra, yang bertugas sebagai koordinator degelasi Aceh mengatakan menjelaskan, kegiatan ini dilakukan setiap tahun dalam bulan Ramadan.

Acara tersebut selain ajang silaturahmi dan kerja sama antar rumpun Melayu juga untuk membangun komitmen kebersamaan dan kebudayaan karena kedekatan sesama Melayu serta kepedulian kemajuan dunia Melayu. Kegiatan ini diikuti beberapa negara, yakni, Cina, Afrika Selatan, Singapura, Timur Leste, Thailand serta Indonesia.

Ada beberapa provinsi  di Indonesia ikut ambil bagian dalam MTQ Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) yakni Riau, Kepulaun Riau (Kepri), Aceh , Jakarta, Sumatera Utara, Kalimatan Timur, Kalimatan Selatan, dan Nusa Tenggara Barat.

"Saat kami tiba di Malaka, sambutan panitia cukup baik terhadap Indonesia khususnya kafilah dari Aceh. Acara MTQ di DMDI sama sekali tidak bersinggungan soal urusan politik," kata Irhamna Yusra.[](ma)

Sumber: AtjehPost
SHARE :
 
Top