lamurionline.com -- Banda Aceh – Tim basket putra Kabupaten Aceh berhasil menumbangkan tim basket putra Kabupaten Aceh Timur dengan poin 21-14, dalam laga Pra Pekan Olahraga Aceh (PORA) di Lapangan Basket, Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh, Rabu (10/11/2021).


Dengan keberhasilan tersebut, tim basket putra Aceh Besar memastikan diri melaju ke Pekan Olahraga Aceh (PORA) XIV di Kabupaten Pidie 2022 mendatang. Anak asuh Akbar Khalif, bermain sedikit dibawah performa terbaiknya, terlihat beberapa kali anak-anak Aceh Besar gagal menambah poin.

Ketua Pengkab Perbasi Aceh Besar, Ifwandi, SPd MPd kepada posaceh.com mengatakan, tim basket putra tidak bermain lepas seperti saat try out, namun secara perlahan permainan terus membaik sehingga berhasil menang melawan Aceh Timur.


“Secara keseluruhan memang under perfom, tapi untungnya permainan anak-anak terus membaik dan Alhamdulillah kita menang dan lolos ke PORA XIV,” katanya.

Menurutnya, pertandingan ini menjadi pengalaman bagi tim Aceh Besar untuk tidak cepat puas dan terus berbenah, sehingga pada PORA tidak lagi terulang. “Setelah ini kita akan evaluasi, secara mental terlihat anak-anak sangat terbebani, karena perbedaan poin sangat tipis, jadi siapa saja bisa jadi juara pool, ” terangnya.

Aceh Besar tergabung di pool C bersama Lhokseumawe dan Aceh Timur, menurut Ifwandi, dengan kemenangan ini tim Aceh Besar menjadi juara pool dan lolos ke PORA setelah sebelumnya pada pertandingan pertama melawan Lhokseumawe Aceh Besar berhasil unggul 10 poin. “Kemenangan pada pertandingan melawan Aceh Timur menjadikan Aceh Besar sebagai juara pool C dan melenggang ke PORA,” ungkapnya.

Sementara itu, pelatih tim basket putra, Akbar Khalif, akan segera melakukan pembenahan tim khususnya pada peningkatan mental tanding. “Sejak quarter pertama anak-anak bermain under perfom, tidak seperti saat bermain melawan Lhokseumawe, dan ini menjadi PR utama bagi kami,” katanya.

Ia menjelaskan, secara permainan, Aceh Timur memiliki pertahanan yang sulit ditembus, begitu pula dengan menyerang, namun sayangnya finishing Aceh Timur tidak matang, hal ini lah yang dimanfaatkan oleh anak-anak Aceh Besar untuk mencuri poin. “Kami bermain hampir sepenuhnya tanpa strategi, karena beberapa kali strategi yang direncanakan tidak jalan, jadi saya hanya mendongkrak motivasi bermain anak-anak untuk bermain lepas dan mendapatkan poin untuk menang,” jelasnya.

 

Akbar menambahkan, Pra PORA merupakan pertandingan permulaan, pertandingan utamanya yaitu saat PORA XIV di Pidie. “Ini menjadi awal bagi kami untuk meraih target utama di PORA nanti, kami akan terus membenahi permainan, strategi dan khususnya mental tanding, agar saat PORA kita mampu meraih emas,” ujarnya.


Ketua KONI Berikan Bonus

Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh Besar, Muhibuddin Ibrahim atau yang akrab disapa Ucok Sibreh, merasa bangga atas perjuangan tim basket putra Kabupaten Aceh Besar yang berhasil lolos ke PORA XIV di Pidie, usai pertandingan berlangsung Ucok memberikan bonus kepada tim basket putra, sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas untuk PORA nanti. “Saya sangat bangga dengan perjuangan tim ini, kalian sudah memberikan yang terbaik,” katanya pada para pemain.

 


Pada kesempatan tersebut, Ucok yang didampingi Sekertaris KONI Aceh Besar, Zainal Abidin, memberikan pesan agar tidak cepat puas dengan hasil yang diraih saat ini. “Ini baru awal, pertandingan sesungguhnya nanti waktu PORA, jika kalian berhasil meraih emas, kita semua masyarakat Aceh Besar akan sangat bangga dengan tim ini, makanya jangan cepat puas, terus berlatih dan jaga stamina untuk PORA nanti,” pungkas Ucok. (Muiz)

SHARE :
 
Top